Rabu 29 April 2020, 12:15 WIB

Putin Akui Rusia Kekurangan APD

Willy Haryono | Internasional
Putin Akui Rusia Kekurangan APD

AFP/Alexander NEMENOV
Seorang pekerja medis mengenakan APD di Moskow, Rusia.

 

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengakui negaranya kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dalam perang melawan virus korona (covid-19). Kekurangan itu terjadi meski Rusia telah meningkatkan produksi dan impor APD.

Dalam sebuah keterangan di televisi, Putin mengatakan pasokan APD saat ini tidak cukup untuk dibagikan kepada semua pekerja kesehatan di seantero Rusia.

"Dibanding sebelumnya, (kami memproduksi) banyak APD. Tapi dibandingkan dengan apa yang kami butuhkan, jumlahnya tidak cukup," sebut Putin, dilansir dari AFP, Rabu (29/4).

"Terlepas dari peningkatan produksi dan impor, terdapat defisit dari beberapa jenis (APD)," tambahnya.

Baca juga: Korban Covid-19 AS Lampaui yang Terbunuh di Perang Vietnam

Putin memperingatkan penyebaran covid-19 di Rusia belum mencapai puncaknya. Untuk itu, ia meminta semua warga Rusia untuk tetap waspada.

Mengantisipasi lonjakan infeksi, Putin memperpanjang kebijakan penguncian wilayah atau lockdown hingga 11 Mei mendatang.

Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, Rabu (29/4), total kasus covid-19 di Rusia telah melampaui 93 ribu dengan 867 kematian dan 8.456 pasien sembuh.

Pekerja kesehatan di Rusia mengeluhkan minimnya APD saat menangani pasien covid-19. Mereka khawatir dapat tertular covid-19, karena berada di garda terdepan dalam upaya melawan virus tersebut.

Saat ini Rusia mampu memproduksi 100 ribu APD per hari, yang merupakan peningkatan dari hanya 3.000 pada Maret lalu. Produksi masker juga melonjak lebih dari 10 kali lipat, menjadi 8,5 juta per hari di bulan April.

Meski Pemerintah Rusia berhasil "memperlambat penyebaran" covid-19, Putin meminta warga tetap berada di dalam rumah hingga Mei mendatang. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Kirill Kudryavtsev

Hampir Setengah Juta Orang Terpapar Covid-19 di Rusia

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:34 WIB
Korban tewas meningkat 182 menjadi 5.037. Sementara itu, ada 186.985 orang telah pulih, termasuk 11.108 selama 24 jam terakhir, menurut...
AFP/MARTY MELVIL

Pekan Depan, Selandia Baru Akan Hapus Semua Pembatasan

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 02 Juni 2020, 16:50 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan bahwa semua pembatasan yang tersisa dalam upaya membatasi penyebaran virus covid-19...
AFP/OLIVIER DOULIERY

Ratusan Pengunjuk Rasa Ditahan Terkait Demonstrasi George Floyd

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 02 Juni 2020, 16:35 WIB
Aksi protes berlanjut di ibu kota Amerika Serikat untuk hari keempat, Senin (1/6), atas kematian George Floyd. Para demonstran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya