Rabu 29 April 2020, 01:30 WIB

Malam Hari, Banjarmasin Tutup Perbatasan Selama PSBB

Ant | Nusantara
Malam Hari, Banjarmasin Tutup Perbatasan Selama PSBB

Antara
Ilustrasi PSBB Banjarmasin

 

PEMKOT Banjarmasin memberlakukan jam malam selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.

Penerapan jam malam berupa penutupan perbatasan di wilayah tersebut.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyatakan, penjagaan pintu masuk perbatasan dimulai pukul 21.00-06.00 WITA.

Pintu masuk perbatasan yang diperketat penjagaan itu di Posko Kilometer 6 Jalan A Yani, Posko Handil Bakti, Posko Sungai Lulut dan Posko di Jalan Gubernur Subardjo

Penutupan dikecualikan untuk kendaraan pihak kesehatan, pembawa logistik.

"Bisa juga yang membawa surat keterangan dari perusahaan bisa dikecualikan, kalau di luar itu tidak boleh masuk atau ke luar Kota Banjarmasin," paparnya.

Untuk lebih efektif penerapan PSBB ini, kata Ibnu, sebagian jalan di tengah kota pun ditutup, hingga tidak ada yang lalu lalang pada saat malam hari tersebut.

Maka dari itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berpergian pada malam hari

"Kita taati bersama aturan ini, karena ini demi keselamatan bersama terhindar dari penyebaran virus korona," tandasnya.

Bagi warga yang tidak memiliki kepentingan betul untuk di luar, baiknya diam di rumah saja.

"Karena kita akan menertibkan juga di tengah kota untuk penerapan PSBB ini," bebernya.

Ibnu Sina mengatakan, penerapan PSBB ini akan terus diperketat hingga 14 hari berjalan, dengan tujuan mendisiplinkan masyarakat.

"Kita sudah sosialisasi sambil jalan PSBB ini, setiap harinya aturan akan diperketat," tegasnya.

Dia pun menyambut baik daerah-daerah tetangga, yakni Kabupaten Banjar, Banjarbaru dan Barito Kuala yang juga mengajukan untuk PSBB.

"Kalau daerah tetangga juga menerapkan PSBB, maka akan lebih efektif upaya percepatan penanganan korona ini hingga hilang di Kalsel," tuturnya.

Sejauh ini, jelasnya, untuk ketaatan pengendara memakai masker sudah sangat tinggi, sebab hanya hitungan jari yang tidak atau lupa memakai masker saat di jalan.

Sebagaimana data terbaru saat ini, kasus positif korona di Kalsel mencapai 150. Sebanyak 44 di antaranya dari Kota Banjarmasin, baru tujuh sembuh dan enam meninggal dunia. (OL-8).

Baca Juga

MI/Yohanes Manase

Konsistensi Seorang Ibu di NTT Beri Lahan untuk Pabrik Semen

👤Yohanes Manase 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:34 WIB
Rombongan DPRD Manggarai Timur yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bernadus Nue mendatangi Luwuk untuk berdialog terkait pro-kontra pembangunan...
MI/Widjajadi

Bersepeda Massal di Solo Selama Wabah Covid Dilarang

👤Widjajadi 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:05 WIB
SATUAN Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo melarang warga bersepeda massal di tengah pandemi...
Antara

BNPB Siapkan 10 ribu Swab Test PCR untuk Jawa Barat

👤Depi Gunawan 🕔Jumat 05 Juni 2020, 20:55 WIB
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku pelaksana tugas percepatan penanganan Covid-19 mengalokasikan 10 ribu alat pengetesan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya