Rabu 29 April 2020, 00:55 WIB

Maudy Koesnadi Perbanyak Tadarus dan Bantu Sesama

Fetry Wuryasti | Humaniora
Maudy Koesnadi Perbanyak Tadarus dan Bantu Sesama

MI/Permana
Aktris Maudy Koesnadi

 

BERBAGAI berita terkait dengan dampak pandemi covid-19 membuat hati Maudy Koesnaedi sedih. Oleh karena itu, selama Ramadan, artis berusia 45 tahun itu memperbanyak bacaan tadarus Alquran dan selawat agar hatinya lebih tenang.

“Lihat tenaga medis berjatuhan lagi, lalu banyak yang sharing berita terkait dampak covid-19, makin sedih lagi. Akhirnya setiap baca berita seperti itu saya kirim doa dan sebagainya,” cerita Maudy dalam sebuah obrolan live Instagram dengan seorang make up artist, Senin (27/4).

Menurut dia, saat ini banyak sekali gerakan bantuan atau donasi sosial kepada mereka yang terdampak wabah ini. Maudy yang dekat dengan pelaku seni pertunjukan dan seniman tradisi Betawi bersama Teater Abang None juga menggalang donasi untuk pembelian masker berdesain Betawi.

Dana hasil penjualan akan diperuntukkan kepada seniman tradisi Betawi, yang saat ini terdampak ekonominya akibat dibatalkannya berbagai kegiatan terkait dengan perhelatan ulang tahun Jakarta, seperti Pekan Raya Jakarta, pertunjukan teater, dan acara Final Abang None.

“Sebisanya, saya juga berusaha membantu orang-orang sekitar seperti tukang ojek online yang mengantar makanan. Lalu, juga bantu orang-orang yang suka ada di depan rumah, entah tukang angkut sampah, tukang sapu di jalan, siapa pun. Karena selain membantu yang jauh, yang dekat juga harus kita jaga,” kata Maudy.

Maudy dan keluarganya yang telah lebih dari 1,5 bulan berdiam di rumah mengaku sudah lebih bisa menyesuaikan aktivitas di tempat tinggalnya. Pada awalnya dia butuh menyesuaikan jadwal mengingat mobilitas dia lumayan tinggi untuk ke luar rumah, seperti bekerja, bahkan sekadar belanja dan olahraga.

Lama-kelamaan dia mulai menemukan ritmenya selama di rumah, yakni dengan tetap berolahraga di pagi hari melalui kelas-kelas daring. Lalu, belanja, bekerja, dan aktivitas lainnya, semisal bertransaksi melalui medium digital.

“Jadi, lama-lama saya banyak belajar dan menjadi seru. Di rumah pun jadi kebayang bagaimana mau merapikan rumah, menyusun stok bahan makanan, apalagi Ramadan. Jadi, ketika sudah bertemu ritmenya, ya enak. Saya juga tidak terlalu senang pergi. Jadi, ikhlas-ikhlas saja,” kata Maudy.

Selain lama di rumah, artis yang berperan sebagai Zaenab di film Si Doel Anak Sekolahan itu juga memperbanyak menonton film-film komedi atau film pendek agar suasana hati dan imunitas tubuh terus terjaga. Bermain game board seperti Uno dan Monopoli juga dia lakukan bersama anaknya, Eddie Meijer, dan suaminya, Erik Meijer.

“Karena kita terlalu sering bermain gadget. Jadi, ketika suami sudah selesai meeting, anak sudah selesai sekolah online. Kami kumpul bermain game board,” ujarnya.


Bikin kolak

Selama Ramadan ini, Maudy juga menyiapkan menu-menu di keluarganya. Kolak biji salak menjadi kudapan yang biasanya ada di rumahnya ketika bulan puasa. “Saya beli ubi, bikin sendiri kolaknya di rumah karena banyak waktu juga.

Lalu, kemarin Eddie dan Papanya bikin boba. Mereka bikin black tea pakai susu dan gula, jadilah boba. Saya sukanya bubur kacang hijau karena tinggi vitamin B,” cerita mantan gadis sampul di era 1990-an ini.

Dengan menjaga kesehatan sendiri lewat berdiam di rumah, menjaga jarak, dan memakai masker, kata Maudy, bukan hanya untuk kita, melainkan juga demi menjaga kesehatan orang lain. Dia juga berpesan bagi mereka yang terpaksa masih harus beraktivitas di luar rumah, agar tetap menjaga dan mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan. (M-4)

 

Baca Juga

Mi/Ramdani

Pandemi Covid-19 Jadi Pelajaran untuk Jaga Keseimbangan Alam

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 05 Juni 2020, 21:02 WIB
"Kansentrasi N02 secara global menurun hamplr 30%, stasiun pemantauan kualitas udara KLHK mencatat penurunan konsentrasi PM 2,5 yang...
Antara

LSI Paparkan 6 Rekomendasi Menuju New Normal

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 05 Juni 2020, 20:25 WIB
Pertama, meskipun PSBB dilonggarkan tetapi lokus atau wilayah dipersempit. Semula PSBB yang diterapkan di seluruh daerah diturunkan hingga...
Ist

Hikmah Dibalik Covid-19, Indonesia Menuju Digital Society 5.0

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Juni 2020, 20:21 WIB
Kini masyarakat Indonesia tanpa disadari tengah melakukan percepatan transformasi digital untuk memasuki digital society atau masyarakat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya