Selasa 28 April 2020, 19:58 WIB

PSBB tak Efektif karena Kesadaran Krisis Masyarakat Rendah

Ant | Humaniora
PSBB tak Efektif karena Kesadaran Krisis Masyarakat Rendah

Dok MI
Ilustrasi

 

PEMBATASAN sosial berskala besar belum berjalan maksimal karena sebagain masyarakat belum memiliki pemahaman krisis yang baik.

"Bagi orang yang punya kesadaran tinggi dia akan tetap menjalankan protokol menjaga jarak dan akan berjalan terus. Permasalahan lainnya adalah apakah pengetahuan publik tentang krisis dibangun atau tidak," kata Sosiolog Fakultas Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (Fisip UI) Rissalwan Habdy Lubis.

Membangun kesadaran dan pemahaman publik akan krisis yang sedang terjadi, kata dia, perlu terus dilakukan pemerintah untuk menyadarkan masyarakat bahaya dari virus korona.

Menurut dia, pemerintah masih belum bisa mengkomunikasikan secara luas pemahaman akan krisis dan dampak dari pandemi korona kepada masyarakat secara keseluruhan.

Oleh karena itu, menurut Rissalwan perubahan sikap sosial tidak akan terjadi secara masif di masyarakat terutama yang berada di akar rumput.

Bagi masyarakat dengan literasi yang lebih tinggi, kata dia, kemungkinan masih akan melanjutkan gaya hidup saat pandemi seperti menggunakan masker dan menjaga jarak di tempat umum saat pemerintah menyatakan sudah boleh beraktivitas seperti biasa.

Tapi, menurut dia, hal itu mungkin saja tidak atau belum terjadi kepada masyarakat kebanyakan.

"Orang saat ini belum memiliki sense of crisis pemahaman krisis. Kalaupun misalnya mereka diperingatkan oleh petugas, mereka akan menuruti saat itu tapi akan kembali melakukannya lagi karena masih tidak paham akan risiko terkena Covid-19," jelasnya.

Sementara itu, sosiolog dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta Sigit Rochadi, juga mengatakan tidak akan ada perubahan yang signifkan dengan interaksi sosial di masyarakat selama masa pandemi.

Interaksi sosial, yang sangat dibatasi sekarang dengan imbauan menjaga jarak dan menghindari bersalaman, kata dia, akan kembali dilakukan setelah pemerintah mengumumkan masyarakat dapat keluar dari rumah untuk beraktivitas.

"Tidak terlalu berubah drastis. Begitu kondisinya normal artinya pademinya lewat, saya kira pola hidup masyarakat akan kembali seperti semula. Interaksi sosial juga akan biasa kembali," tandasnya. (OL-8).

Baca Juga

covid19.go.id/Riset MI-NRC

Pola Hidup Baru Turunkan Penularan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:47 WIB
Data terbaru pasien sembuh dari covid- 19 bertambah lagi 252 orang sehingga total pasien sembuh menjadi...
MI/BARY FATHAHILAH

Kemenag Beri Wewenang kepada Kecamatan

👤Ifa/Ins/JS/X-11 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:30 WIB
Kebijakan itu akan dievaluasi setiap bulan terkait dengan situasi pandemi. Bila ada rumah ibadah di sebuah kecamatan tapi sering digunakan...
Dok Instagram @armandmaulana04

Armand Maulana Hibur Tenaga Medis

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:10 WIB
PENYANYI Armand Maulana, 49, telah menjalankan beragam aksi sosial selama pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya