Selasa 28 April 2020, 16:15 WIB

Anggota DPR Akan Fokus Awasi PJPS agar Tepat Sasaran

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Anggota DPR Akan Fokus Awasi PJPS agar Tepat Sasaran

DOK DPR RI
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan.

 

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan akan melakukan pengawasan dan mengawal terhadap Program Jaring Pengamanan Sosial (PJPS) dalam usaha mendukung penanganan dampak virus Covid-19 di kalangan masyarakat. Ia mengingatkan direktorat jenderal (Ditjen) di setiap kementerian punya berbagai program kegiatan jaring pengaman sosial yang harus tepat sasaran.

“PJPS tersebut beragam sehingga diperlukan pengawasan dan pengawalan anggota DPR RI untuk memastikan program tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Johan saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian secara virtual, Senin (27/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Johan mencontohkan rencana kegiatan social safety net dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementan berupa bantuan 1 juta ekor ayam lokal unggul untuk petani penggarap. Ayam tersebut rencananya disalurkan kepada 40.000 Rumah Tangga Petani Peternak (RTPP) di 16 kabupaten di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Jogjakarta. Masing-masing RTPP akan mendapat bantuan 25 ekor ayam lokal beserta pakan dan pembuatan kandang.

Johan menyebut, sasaran RTPP dari kegiatan itu perlu diverifikasi ulang karena bantuan ini harus tepat sasaran khususnya kepada RTPP yang terkena dampak pandemi Covid-19. "Dalam hal ini diprioritaskan kepada buruh tani, peternak, petani penggarap dan tidak hanya terpaku pada database sebelumnya atau data lama yang seringkali tidak sesuai kebutuhan dan kondisi sebenarnya saat ini,” jelas Johan.

Legislator asal Pulau Sumbawa tersebut juga meminta Pemerintah untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, terutama pusat data dan informasi Pertanian. “Hal ini sangat dibutuhkan untuk akurasi PJPS dan bisa dimanfaatkan penduduk miskin terdampak paling berat dari pandemi Covid-19. Juga perlu dideteksi potensi kerawanan pangan di berbagai daerah, potensi krisis pangan dan harga pangan kebutuhan pokok masyarakat,” tutup Johan Rosihan. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara

Menkominfo Hargai Putusan Pengadilan Terkait Pemblokiran Internet

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:28 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan menghargai putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menyatakan...
MI/Pius Erlangga

Diduga Pencucian Uang dari Jiwasraya, Bentjok Beli 92 Apartemen

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:16 WIB
Jaksa mengatakan, uang hasil TPPU tersebut patut diduga merupakan hasil tindak pidana dalam pengelolaan investasi saham dan reksa dana...
MI/Adam Dwi

KPK Selisik Peran Nurhadi dalam Pengurusan Perkara di PN Jakut

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:10 WIB
 "Penyidik mengkonfirmasi keterangan saksi terkait dengan pendaftaran perkara di PN Jakarta Utara dan adanya perkara yang juga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya