Selasa 28 April 2020, 15:41 WIB

Siasati Mudik dengan Naik Truk Carteran, Ganjar: Itu Bahaya

Haryanto | Nusantara
Siasati Mudik dengan Naik Truk Carteran, Ganjar: Itu Bahaya

MI/HARYANTO
Gubernur Jaw Tengah Ganjar Pranowo (kiri) mengkampanyekan "no mudik no cry" untuk mencegah penyebaran covid-19.

 

LARANGAN  mudik oleh pemerintah ternyata tidak diindahkan oleh sebagian orang. Masih banyak warga yang tinggal di kota-kota besar khususnya Jabodetabek, nekat mudik dengan cara sembunyi-sembunyi untuk menghindari petugas.

"Saya dikirimi beberapa gambarnya, ada yang mobilnya dimasukkan ke dalam truk, ditutupi barang. Ada juga, nggak tahu bener apa tidak, orang naik kontainer. Tolong lah, jangan seperti itu, itu bahaya," tegas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat  ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/4).

Ganjar menegaskan, mudik dengan cara ngumpet-ngumpet akan berbahaya tidak hanya bagi kesehatan, tapi juga nyawa. Dirinya menginformasikan, bahwa tujuh orang yang mudik naik travel ke Cilacap, ketujuhnya dinyatakan positif covid-19.

"Saya ingatkan, bahaya sudahlah. Blak-blakan saja kalau mau mudik. Kalau memang harus pulang, uruslah surat Minta izin dan sebagainya. Urus saja izinnya, saya kira pemerintah juga akan bijaksana," tegasnya.

Baca juga: Dua PDP Covid-19 Klaster Gowa di Kota Jambi Sembuh

Meski begitu, Ganjar tetap meminta agar warganya yang ada di Jabodetabek dan kota besar lainnya untuk tidak mudik tahun ini. Sebab dengan cara itu, rantai penyebaran covid-19 dapat diputus.

"Kalau anda bisa bertahan, tolong tetap bertahan. Nanti kami urus kok. Jangan khawatir, nanti kami urus. Setiap hari saya membalas WA, telepon, sms bahkan DM  soal itu. Ada mekanisme yang dapat ditempuh untuk itu, tolong patuhi peraturan pemerintah," pintanya.

Pihaknya lanjut Ganjar akan terus mengantisipasi pemudik yang nekat pulang kampung. Bupati/Wali Kota sampai kepala desa se Jateng, lanjut dia, sudah mempersiapkan protokol kesehatan masing-masing dan menyediakan tempat karantina.

"Bupati/Wali Kota dan Kades sudah bagus responnya, kalau ada pemudik langsung dikarantina dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa menanggulangi," pungkasnya. (A-2)

Baca Juga

Antara

Kapuas Gratiskan Biaya Rapid Test Bagi Sopir Angkutan Logistik

👤Sri Suryanti 🕔Kamis 04 Juni 2020, 15:05 WIB
PEMKAB Kapuas, Kalimantan Tengah menggratiskan biaya rapid test bagi sopir logistik yang masuk atau melintas...
ANT/Aji Styawan

Banjir Rob di Pantura Jawa hingga 6 Juni

👤Nurul Hidayah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 14:50 WIB
POTENSI banjir akibat gelombang tinggi air laut saat ini mengintai pesisir pantai utara Jawa hingga 6 Juni mendatang. Masyarakat yang...
MI/Wibowo Sangkala

Peredaran Sabu 402,38 Kg via Laut Selatan Sukabumi Digagalkan

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 04 Juni 2020, 14:40 WIB
TIM Satuan Tugas Khusus Bareskrim Mabes Polri menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu, jaringan internasional seberat 402,38 kg yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya