Selasa 28 April 2020, 15:05 WIB

Dua PDP Covid-19 Klaster Gowa di Kota Jambi Sembuh

Solmi | Nusantara
Dua PDP Covid-19 Klaster Gowa di Kota Jambi Sembuh

Antara
Dua PDP dalam kasus virus korona di Kota Jambi, dinyatakan sembuh setelah dua kali tes swab hasilnya negatif.

 

DUA pasien di bawah pengawasan (PDP) dalam kasus virus korona di Kota Jambi, dinyatakan sembuh setelah dua kali tes swab hasilnya negatif korona. Mereka sudah diperbolehkan pulang ke rumah untuk melakukan isolasi mandiri.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi Syarif Fasha membenarkan hal itu. Menurutnya, kedua pasien yang ada kaitan dengan klaster Gowa itu, masing-masing seorang wanita, 45 tahun warga Kecamatan Jambi Timur dan seorang pria 59 tahun, warga Kecamatan Palmerah.

"Sudah dua kali terkonfirmasi tes swabnya negatif. Keduanya dinyatakan boleh keluar rumah sakit untuk melanjutkan isolasi mandiri selama delapan hari di rumah masing-masing. Selama isolasi mandiri yang bersangkutan harus melaporkan kondisi kesehatannya ke puskesmas terdekat," kata Syarif Fasha, Selasa (28/4).

Fasha juga mengingatkan, kepada semua pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, supaya bersikap kooperatif, dengan segera melapor kepada perangkat rukun tetangga, dan jika ada gejala sakit segera ke puskesmas, dan jujur menyampaikan riwayat kontak kepada pelayan kesehatan.

Dikatakan Syarif Fasha yang juga menjabat Walikota Jambi, jumlah warganya yang positif terinfeksi sebanyak sembilan orang. Sebagian dari mereka terkait dengan klaster tabligh Gowa.

"Saat ini ada sembilan pasien yang positif. Jadi, jangan ada lagi bantah membantah, jangan ada lagi salah menyalahkan. Seruan atau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tolonglah dipatuhi segenap warga, supaya masalah pandemi korona bisa kita atasi segera," tegas Fasha.

Sementara itu, seorang pasien positif korona atas nama Pasien 03 yang dirawat di RSUD Raden Mattaher, juga semakin membaik menuju kesembuhan. Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, pasien asal Kabupaten Bungo itu secara klinis terlihat sehat, dan tidak lagi dipasangi alat bantu medis.

"Kondisi pasien sudah sangat membaik, dan tak perlu lagi alat bantuan pernafasan. Atas permintaan pasien dan keluarganya serta restu dokter yang merawat serta pihak rumah sakit, Pasien 03 dipulangkan ke Bungo dan melanjutkan perawatan medis di sebuah rumah sakit swasta di Kota Bungo," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: Kemenkes Klaim Pemerintah tidak Tutupi Data Korona

Baca Juga: Presiden Akui 11 Provinsi Defisit Beras, 30 Provinsi Defisit Gula

Baca Juga

Dok MI

Total Kasus Sembuh Covid-19 di Riau Capai 76

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Ssaat ini Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, Riau telah menerima 5.458 spesimen swab. Selain itu, alat PCR juga telah memeriksa...
ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Dua Hari Terakhir Nihil Tambahan Positif Korona di DIY

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 01:55 WIB
Secara keseluruhan, hasil tes PCR sudah menyatakan 226 orang positif, dengan rincian 95 masih dirawat, 132 orang sudah sembuh, dan 8...
DOK MI

Kasus Sembuh Korona di Sragen Bertambah

👤Widjajadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 00:40 WIB
Delapan pasien yang sembuh dari sergapan positif korona itu langsung diperbolehkan pulang dari tempat perawatan di  RSUD dr Soehadi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya