Selasa 28 April 2020, 13:25 WIB

Lagi, Satu Keluarga di Cileungsi Bogor Positif Covid-19

Dede Susianti | Megapolitan
Lagi, Satu Keluarga di Cileungsi Bogor Positif Covid-19

dok.MI
Sosialisasi waspada penyebaran virus korona (Covid-19) disebar diberbagai lokasi.

 

JUMLAH kasus positif korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor bertambah lagi, setelah satu kelurga di Kecamatan Cileungsi,  yang merupakan salah satu zona merah penyebaran covid-19, dinyatakan positif Covid-19.

Berdasarkan data monitoring harian kewaspadaan infeksi covid-19, Satuan Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, per Senin (27/4), ada penambahan tujuh kasus baru terkonfirmasi.

Dengan penambahan itu jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi 112 orang, dengan 11 orang diantaranya meninggal. Empat dari tujuh orang itu tercatat sebagai warga asal Cileungsi.

"Mereka satu keluarga. Ini kasus baru lagi,"kata juru bicara Satuan Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, Selasa (28/4).

Yakni, anak lelaki berusia sembilan tahun dan 12 tahun.  Dua orang perempuan usia 66 tahun usia 46 tahun. Mereka, jelas  Syarifah, merupakan satu keluarga yang kontak langsung dimana suami /ayah (S) dari keluarga tersebut terlebih dulu dinyatakan positif Covid-19..

Kronologisnya, ayahnya (S) di nyatakan positif pada 9 April 2020 oleh laboratorium BBTKL PP Jakarta.  S bekerja di salah satu perusahaan swasta di kota Depok. S di rawat di salah satu rumah sakit swasta di Cileungsi pada  2 April 2020 .

S meninggal pada 3 April atau esok harinya dengan keluhan batuk sesak, riwayat DM dan dinyatakan sebagai kasus PDP (pasien dalam pengawasan) dengan jenazah diperlakukan sebagai kasus infeksius / covid. S sempat diambil swab oleh rumah sakit tersebut dengan hasil positif covid-19 pada 9 April 2020.

Dengan keluarnya hasil positif pada S, Tim Sisca puskesmas melakukan tracing dan pengambilan sampel swab pada keluarganya yaitu istrinya, dua anaknya dan satu asisten rumah tangga pada 13 April 2020. Satu anaknya tidak sempat diambil sampel. Sampel di kirim ke laboratorium BBTKL PP Jakarta.

Hasil pemeriksaan swab / PCR menunjukan semua sampel yang diambil positif yaitu istri, dua orang anak dan satu asisten rumah tangga.

"Rencana tindak lanjut adalah pengambilan sampel ke 2 kasus positif dan anaknya yang belum sempat diambil sampel. Kemudian akan dilakukan tracing pada kontak erat empat kasus positif tersebut dan akan dilakukan pengambilan sampel swab juga," jelas Syarifah.

Sebelumnya,  viral video penjemputan satu keluarga di Cileungsi oleh ambulan dengan timnya menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap.

Oleh Bupati Bogor Ade Yasin kejadian di video itu dibenarkan adanya. Mereka adalah satu keluarga yang dievakuasi karena covid-19.

"Dua anak masing-masing berusia 8 tahun dan 4 tahun dalam satu keluarga positif covid-19,"kata bupati dalam keterangan pers melalui video.

Awal kejadiannya, jelas bupati, ketika sang ayah pulang dari tempat kerjanya (kontraktor) di Wisma Atlet. Saat itu tanggal 14 April. Namun tiga jam kemudian, setelah sebelumnya kontak dengan sang ayah, anak-anaknya panas dan mengeluh sakit.

Pada 15 April mereka dibawa ke rimah sakit karena kondisinya kurang bagus dan ditetapkan sebagai PDP.

Pada 18 April, sang ibu juga sakit. Kemudian pada 20 April, hasil lab ibu dan anak itu keluar dan mereka dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

"Jadi yang positif ada tiga orang, ibu dan dua anaknya. Anaknya ada tiga, yang pertama usia 8 tahun positif, yang tengah negatif, yang ketiga yang usia 4 tahun positif. Ayahnya sendiri negatif. Pada saat itu, 20 April pukul 00.00 di bawa ke RS Atlet Jakarta untuk dirawat," pungkasnya.(OL-13)

Baca Juga: Semua Kelurahan di Depok Masuk Zona Merah Covid-19

Baca Juga: ​​​​Gelombang II Peserta Kartu Prakerja Diumumkan Sore Ini

Baca Juga: KPK Ringkus Dua Tersangka Hasil OTT

Baca Juga

Diskominfotik DKI Jakarta

Masa Transisi ke New Normal, Anies Cek Kesiapan Faskes

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 29 Mei 2020, 11:26 WIB
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan faskes hingga level kelurahan jika PSBB berakhir, 4 Juni 2020...
MI/ANDRI WIDIYANTO

​​​​​​​Pelanggaran Kendaraan Tanpa SIKM Meningkat 7%

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 29 Mei 2020, 10:59 WIB
Pada Kamis kemarin ada 3.095 kendaraan bermotor yang ditindak karena tidak dapat menunjukan Surat Izin Keluar Masuk...
I/Ramdani

Setelah 7 Juni, Pemeriksaan SIKM Dilakukan di Kawasan Bodetabek

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 29 Mei 2020, 10:57 WIB
Setelah 7 Juni, pemeriksaan SIKM akan tetap dilakukan tetapi pemeriksaan dilakukan di lokasi check point yang hanya berada di perbatasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya