Selasa 28 April 2020, 13:01 WIB

Di Tengah Pandemi, Bank BJB Catatkan Laba Rp418 M pada Triwulan I

Bayu Anggoro | Ekonomi
Di Tengah Pandemi, Bank BJB Catatkan Laba Rp418 M pada Triwulan I

Istimewa/BJB
Pelaksanaan analyst meeting triwulan I 2020 bank bjb dilakukan secara webinar demi mematuhi protokol Covid-19.

 

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bank BJB) tetap mendapatkan untung meski kondisi global saat ini tengah mengalami perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pada triwulan pertama 2020 ini, kinerja positif bank pelat merah tersebut ditandai dengan raihan laba bersih sebesar Rp418 miliar.

Bahkan, capaian positif ini diikuti dengan penambahan nilai aset yang tercatat sebesar Rp123 triliun atau tumbuh 4,5% year on year (y-o-y). Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan, catatan positif ini menunjukkan kekuatan kinerja perusahaan di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Dia meyakini hasil positid ini berkat berbagai inovasi dan pengembangan produk serta jasa layanan perseroan demi menjaga keberlanjutan usaha yang konsisten.

"Pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan tetap kami jaga di tengah kondisi wabah virus korona yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Yuddy usai paparan kinerja triwulan I tahun 2020-analyst meeting Bank BJB, di Bandung, Selasa (28/4). Pada analyst meeting kali ini, bank BJB memodifikasi kegiatan menyesuaikan dengan standard protokol Covid-190 melalui format webinar

Yuddy menjelaskan, sektor kredit tumbuh 9,1% y-o-y menjadi Rp82,7 triliun. Pertumbuhan total kredit ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang berada di kisaran 6,09% (per Januari 2020).

Dia menilai, pertumbuhan kredit ini berhasil dicapai akibat kualitas kredit yang diberikan terjaga dengan baik sehingga angka kredit macet (NPL) bisa ditekan pada kisaran 1,65%. "NPL ini juga di bawah industri perbankan nasional yang tercatat 2,56% (per Januari 2020)," ucapnya.

Adapun dalam penghimpunan dana, tercatat jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun tumbuh 4% y-o-y menjadi Rp93,8 triliun. Bank BJB juga mencatat porsi dana murah (CASA) di level 48,5%

Perseroan juga berhasil menjaga porsi dana murahnya atau Current Account Saving Account (CASA) di level 48,5%. Yuddy menjelaskan, rangkaian raihan positif ini menjadi catatan tersendiri bagi Bank BJB mengingat keberhasilam ini tak bisa dilepaskan dari komitmen perseroan untuk senantiasa berpegang teguh pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang dipadukan dengam pengembangan berbagai produk dan jasa layanan keuangan.

"Inovasi dilakukan guna memberikan pengalaman transaksi yang lebih nyaman, praktis, sekaligus efisien. Langkah-langkah untuk menopang laju pertumbuhan bisnis telah dipersiapkan," paparnya.

Ini menjadi tumpuan dalam menghadapi berbagai situasi termasuk seperti kondisi pandemi saat ini. "Seluruh aktivitas yang kami jalankan akan senantiasa beriringan dengan semangat untuk terus-menerus meningkatkan kualitas layanan demi mengoptimalisasi potensi pertumbuhan usaha dan mewujudkan visi menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia," katanya. (BY/OL-09)

Baca Juga

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian/Tim Riset MI-NRC

89 Proyek Penggerak Ekonomi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:24 WIB
Selama 2020-2024, proyek strategis nasional ditargetkan bisa menyerap 4 juta tenaga kerja setiap...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj.

Sensus Penduduk Daring Berakhir

👤(Mir/E-3) 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:30 WIB
BADAN Pusat Statistik (BPS) menutup sensus penduduk daring tadi malam pukul 23.59 WIB. Hingga kemarin siang, sensus yang dimulai sejak 15...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Pasar Optimistis Prospek Ekonomi ke Depan

👤HILDA JULAIKA 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:20 WIB
RENCANA pembukaan kembali sejumlah aktivitas perekonomian dan terjaganya stabilitas sistem keuangan Indonesia menimbulkan optimisme...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya