Selasa 28 April 2020, 09:58 WIB

Jepang Larang Masuk 14 Negara Lagi

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Jepang Larang Masuk 14 Negara Lagi

AFP/CHARLY TRIBALLEAU
Warga mendapatkan perawatan di sebuah salon di Tokyo, Jepang

 

PERDANA Menteri Jepang Shinzo Abe, Senin (27/4), mengatakan negaranya menambah 14 negara lagi, termasuk Rusia, Peru, dan Arab Saudi, ke daftar negara yang dilarang masuk ketika Jepang meningkatkan kontrol perbatasan untuk membendung penyebaran covid-19 yang terus menyebar di ‘Negeri Matahari Terbit’ itu.

Jepang telah membatasi masuk lebih dari 70 negara, mencegah orang asing dengan catatan mengunjungi negara-negara itu dalam dua minggu terakhir sementara membatalkan visa untuk seluruh dunia. Larangan tambahan pada 14 negara akan berlaku pada Rabu (29/4), kata Abe.

Larangan masuk dan pembatasan visa, awalnya akan berakhir pada 30 April, namun diperpanjang hingga akhir Mei.

Baca juga: Khawatirkan Anak-Anak, WHO: Pandemi Covid-19 Jauh dari Selesai

Jepang sekarang dalam keadaan darurat selama sebulan hingga 6 Mei. Para pejabat dan ahli sekarang sedang menilai efeknya dan apakah akan memperpanjang langkah-langkah pembatasan.

Jepang memiliki 13.385 kasus covid-19 yang dikonfirmasi, serta 712 lainnya dari kapal pesiar yang dikarantina di dekat Tokyo awal tahun ini, dengan 364 kematian, menurut Kementerian Kesehatan. (Manila Times/OL-1)

Baca Juga

AFP/Manjunath Kiran

Pekan Depan, India Buka Lagi Mal dan Perkantoran

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Juni 2020, 18:26 WIB
Kementerian Kesehatan India  telah meminta semua instansi untuk memastikan sanitizer ditempatkan di pintu masuk dan mematuhi aturan...
AFP/Narinder Nanu

Kasus Covid-19 di India Melonjak, 273 Kematian dalam Sehari

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 05 Juni 2020, 18:25 WIB
Saat pemerintah bersiap melonggarkan kebijakan lockdown, India mencatatkan penambahan 9.851 kasus baru covid-19 dalam 24...
AFP/CARLOS COSTA

Portugal Umumkan Rencana Ekonomi Atasi Dampak Covid-19

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Jumat 05 Juni 2020, 17:40 WIB
Perdana Menteri Portugal Antonio Costa mengumumkan rencana untuk menangani atau mengurangi krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya