Selasa 28 April 2020, 07:00 WIB

Penangkapan Ravio untuk Cegah Rakyat Resah

Penangkapan Ravio untuk Cegah Rakyat Resah

ANTARA  
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto

 

DIREKTUR Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan penangkapan peneliti kebijakan publik dan pegiat advokasi legislasi Ravio Patra Asri (RPA) untuk mencegah keresahan di masyarakat.

Pasalnya, Ravio diduga menyebarkan pesan bernada provokasi. “Perbuatan pengiriman (pesan) pada pukul 13.52 WIB (Rabu, 22 April 2020) oleh akun Whatsapp nomor RPA itu sedang didalami penyidik dan harus hadir supaya masyarakat tidak resah,” kata Suyudi di Jakarta, kemarin.

Polisi lalu menangkap Ravio pada Rabu (22/4) sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat. Meski digiring ke polda, Ravio hanya berstatus saksi. “RPA diperiksa selama 9 jam dalam tahap penyidikan,” lanjut Suyudi.

Polisi lalu menyita barang-barang milik Ravio pada Kamis (23/4) pukul 11.44 WIB atas Surat Perintah (SP) Sita Nomor  P.Sita/476/IV/2020/Ditreskrimum. Barang yang disita, yakni 1 unit ponsel Samsung S10 warna biru, 1 Iphone 5 warna silver, 1 unit laptop Macbook 13 inci warna silver, 1 unit laptop Dell warna hitam, dan KTP atas nama Ravio Patra Asri. “Kemudian, terhadap barang bukti dilakukan pendalaman digital forensik untuk membuktikan kejadian,” ujar Suyudi.

Suyudi pun mengatakan Ravio sempat melawan saat akan ditangkap. “Pada proses pengamanan, RPA sempat menghindar dan melawan dengan masuk ke mobil temannya,” kata Suyudi. 

Saat itu, Ravio sedang bersama temannya warga negara Belanda bernama Roy Spijkerboer. Ravio berusaha masuk ke mobil Spijkerboer berpelat Corps Diplomatic Kedutaan Besar Kerajaan Belanda.

Belakangan diketahui bahwa Spijkerboer merupakan diplomat Kerajaan Belanda. Polisi juga menyebutkan bahwa ia sempat menghalang-halangi kerja petugas saat akan menangkap Ravio.

“Saat RPA berusaha memberontak dan meloncat ke dalam mobil, RPA berteriak, ‘Kalian tidak bisa menangkap saya di mobil diplomasi!’ Namun, pada akhirnya RPA berhasil diamankan,” terang Suyudi.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan tim kuasa hukum Ravio, Alghiffari Aqsa, mengatakan Ravio menolak untuk dibawa petugas karena polisi tersebut berpakaian preman. Selain itu, petugas yang menangkap Ravio tidak dapat menunjukkan identitas dan surat penangkapan yang dapat dikonfirmasi.

Alghif juga mengatakan Spijkerboer merupakan teman Ravio. Ia menyebut pertemuan Ravio dengan Spijkerboer pada malam penangkapan tidak terkait dengan permintaan bantuan secara resmi Ravio terhadap Kedutaan Besar Kerajaan Belanda.

“Ravio sudah kenal cukup lama (dengan Spijkerboer). Karena merasa terancam dan ada hal lain yang mau didiskusikan, mengontak R ini. Ketika sudah ada janjian ketemu, kemudian justru ditangkap,” tandas Alghif.

Polisi mengamankan Ravio atas laporan nomor LP/473/IV/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tentang adanya ajakan untuk melakukan penjarahan nasional. Direktur Eksekutif Safenet Damar Juniarto mengatakan, sebelum ditangkap, Ravio mengaku akun Whatsapp miliknya diretas.

Untuk mengungkap fakta dalam kasus ini, Suyudi mengatakan penyidik akan turut melibatkan Facebook sebagai pemilik server Whatsapp. Penyidik pun akan memeriksa lebih lanjut beberapa saksi ahli dan analisis untuk menguatkan hasil penyelidikan.

“Kemungkinan keterangan lainnya memerlukan waktu yang lebih panjang sebab keterangan tersebut berkaitan dengan server Whatsapp,” ungkap Suyudi. (Ykb/Tri/J-1)

 

Baca Juga

MI/Susanto

Rapid Test 164.139 Orang di Jakarta, 6 Ribu Reaktif

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 05 Juni 2020, 19:33 WIB
Ani menjelaskan untuk warga yang hasil rapid tes reaktif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR untuk menegakkan...
MI/ BARY FATHAHILAH

Rerie: Perketat Protokol Kesehatan di Trasportasi Publik

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Jumat 05 Juni 2020, 19:05 WIB
Strategi teknis untuk menerapkan jaga jarak antarorang di area publik yang rawan kerumunan. Seperti di stasiun kereta, MRT dan halte bus,...
 ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Tiga Alasan Minimarket jadi Sasaran Perampokan Versi Polisi

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 05 Juni 2020, 18:35 WIB
Sebelum melancarkan aksinya, para perampok memantau minimarket-minimarket yang penjagaannya dianggap...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya