Senin 27 April 2020, 19:00 WIB

Eks Kepala SKK Migas: Harga Minyak Berpotensi Turun Lagi

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi
Eks Kepala SKK Migas: Harga Minyak Berpotensi Turun Lagi

AFP/Paul Ratje
Kegiatan produksi minyak di kawasan New Mexico, AS.

 

MANTAN Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, menilai harga minyak dunia berpotensi mengungkapkan harga minyak dunia berpotensi kembali turun pada bulan depan.

Hal itu disebabkan pergerakan suplai dan permintaan yang terganggu pandemi covid-19. Alhasil, permintaan global terus menurun. Sementara produksi minyak berlimpah.

“Bisa saja (harga minyak) akan turun kembali jika kondisi pandemi masih belum terlewati," ujar Rudi dalam diskusi yang disiarkan melalui Youtube, Senin (27/4).

Baca juga: Ada Pemangkasan Produksi, Harga Minyak Global Masih Bervariasi

Lebih lanjut, dia mengatakan kapasitas penyimpanan di Amerika Serikat (AS) sudah penuh. Kondisi itu menyebabkan harga minyak acuan, West Texas Intermediate (WTI), anjlok hingga minus US$ 37,63 per barel.

"Minyak itu tidak bisa dibuang ke sungai seperti tomat. Tidak bisa dibuang ke kolam seperti mentimun. Tidak ada pilihan hingga akhirnya dijual dengan harga minus,” tutur mantan Wakil Menteri ESDM.

Akan tetapi, kondisi itu hanya berlangsung dua hari. Saat ini, lanjut dia, harga minyak WTI sudah berada di level positif. Rudi menekankan jika permintaan tak kunjung membaik, harga minyak berpotensi kembali anjlok pada Mei mendatang.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok, Semestinya Harga BBM Diturunkan

Rudi memandang Indonesia belum bisa memanfaatkan penurunan harga WTI. Pasalnya, Indonesia tidak memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar, sehingga sulit melakukan pembelian minyak berskala besar.

Saat ini, Indonesia hanya mempunyai tangki penyimpanan minyak untuk kebutuhan 14 hari. Berbeda dengan AS yang memiliki kapasitas penyimpanan untuk kebutuhan hingga 6 bulan.

"Ketika kejadian seperti ini kita tidak mampu mengambil keuntungan untuk cadangan beberapa bulan ke depan. Jadi hanya mengikuti gelombang naik turunnya harga minyak dunia," pungkas Rudi.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/Reza Sunarya

Mentan SYL: Ketahanan Pangan Kunci Gerakkan Ekonomi

👤Reza Sunarya 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 21:25 WIB
SEKTOR pertanian menjadi solusi nyata terhadap dampak yang diakibatkan pandemi covid 19, terutama dengan melemahnya ekonomi...
DOK KEMENTAN

Wagub: Siap Dukung Mentan Jadikan Jabar Penyangga Pangan Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 20:15 WIB
Wagub yang sering dipanggil Kang Uu mengatakan bahwa dalam meningkatkan ekonomi, masyarakat dapat melakukannya lewat pertanian. Karena itu...
DOK KEMENTAN

Komisi IV Dukung Perbaikan Irigasi Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 19:21 WIB
Dedi mengatakan, pemerintah saat ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,44 triliun untuk program padat karya yang diselenggarakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya