Senin 27 April 2020, 14:19 WIB

Tren Pelanggar Mudik Lebaran Menurun

Tri Subarkah | Megapolitan
Tren Pelanggar Mudik Lebaran Menurun

Antara
Larangan mudik

 

DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 4.041 kendaraan berusaha meninggalkan Jabodetabek terkait mudik Lebaran 2020.

Menurut Dirlantas PMJ Kombes Sambodo Purnomo Yogo, angka tersebut merupakan akumulasi selama tiga hari, yakni sejak Jumat (24/4) hingga Minggu (26/4) kemarin.

"Sejak Jumat hingga Minggu ada 4.041 kendaraan roda empat yang diputar balik di Gerbang Tol Cikarang Barat dan Bitung," kata Sambodo melalui keterangan tertulis, Senin (27/4).

Berdasarkan data Ditlantas PMJ, tren pelanggar mudik Lebaran 2020 mengalami penurunan. Di hari pertama misalnya, tercatat ada 1.873 mobil kendaraan umum maupun pribadi yang diminta putar balik ke arah Jakarta dari Cikarang Barat dan Cibitung.

Pada hari berikutnya, yakni Sabtu (25/4), jumlah pelanggar turun 580 menjadi 1.293 pelanggaran. Sedangkan kemarin, angkanya di bawah 1.000, yakni hanya 875.

Dari seluruh jumlah pelanggar mudik Lebaran, jumlah pelanggar terbanyak yang diminta putar balik terjadi di GT Cikarang Barat. Selama tiga hari, total ada 2.293 pelanggar yang diminta putar balik. Sementara di GT Bitung jumlahnya 1.748 pelanggar.

Sementara itu, bila dibandingkan antara jenis kendaraan, maka kendaraan pribadi lebih banyak diminta berputar balik ketimbang kendaraan umum. Dari jumlah keseluruhan pelanggar, kendaraan pribadi tercatat melakukan 2.527 pelanggaran selama tiga hari. Sedangkan kendaraan umum berjumlah 1.514 pelanggaran. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

​​​​​​​Selama Mei, 205 Orang Masuk ke Jakarta Lewat Pulo Gebang

👤Tri Subarkah 🕔Senin 01 Juni 2020, 09:55 WIB
"Kedatangan penumpang sejak 9 Mei sampai 31 Mei berjumlah 205 orang dengan menggunakan 43 bus," Kasatpel Operasional dan...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Pusat-Daerah Harus Bersinergi Bahas Pembukaan Sekolah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 01 Juni 2020, 08:09 WIB
"Saran kami, Gugus Tugas Nasional dengan kementerian terkait duduk bersama Pemprov DKI mengulas hasil evaluasinya berdasarkan...
ANTARA/ARIF FIRMANSYAH

PDP Anak 75 Kasus, Bima Arya Ogah ambil Risiko Aktivasi Sekolah

👤Dede Susianti 🕔Senin 01 Juni 2020, 07:39 WIB
"Kita mendengarkan banyak masukan. Kesimpulannya adalah bahwa memang kita tidak mau mengambil resiko. Terlalu besar pertaruhannya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya