Senin 27 April 2020, 13:50 WIB

Kasus Peretasan Whatsapp Ravio, Polisi Periksa 5 Saksi dan 2 Ahli

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Kasus Peretasan Whatsapp Ravio, Polisi Periksa 5 Saksi dan 2 Ahli

MI/RAMDANI
Ilustrasi

 

PENYIDIK Kepolisian Daerah Metro Jaya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut terkait dugaan peretasan aplikasi WhatApp milik aktivis Ravio Patra.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suyudi, mengatakan tim penyidik telah menghadirkan lima saksi, dua orang ahli, dan pemeriksaan digital forensic demi mengungkap dugaan peretasan.

“Dalam 24 jam pertama proses penyelidikan, tim mendapatkan keterangan dari 5 saksi, 2 orang ahli dan pemeriksaan digital forensik. Sementara Ravio sendiri diperiksa selama 9 jam dalam tahap penyidikan,” ujar Suyudi, Senin (27/4).

Berdasarkan penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit telepon seluler, serta 2 unit laptop.

“Kemudian terhadap barang bukti dilakukan pendalaman digital forensik untuk membuktikan kejadian,” tutur Suyudi.

Baca juga: Polisi Pulangkan Ravio Patra

Suyudi pun mengungkapkan bahwa pada Jumat, (24/4) sekitar pukul 08:20, Ravio dipulangkan dengan status saksi.

Ravio menjadi saksi karena tim penyidik masih memerlukan keterangan lain, di mana keterangan ini memerlukan hukum acara yang berbeda menyangkut pemeriksaan server dan sistem informasi yang tidak berada di Indonesia.

“Dalam hal ini, hanya penegak hukum yang bisa mendapatkan otoritas untuk mendapatkan informasi mengenai data yang dibutuhkan, sesuai dengan protokol dari Facebook Corporation sebagai pemilik server WhatsApp,” ungkapnya.

Penyidik pun akan memeriksa lebih lanjut beberapa saksi ahli dan analisis untuk menguatkan hasil penyelidikan.

“Kemungkinan keterangan lainnya memerlukan waktu yang lebih panjang sebab keterangan tersebut berkaitan dengan server Whatsapp,” ungkap Suyudi.

Sebelumnya, Ravio ditangkap karena diduga menyebarkan pesan atau ujaran kebencian dan provokasi terkait penjarahan. Namun, tuduhan tersebut dibantah Ravio karena mengaku nomor teleponnya diretas saat mengirimkan pesan provokasi. (OL-4)

Baca Juga

MI/USMAN ISKANDAR

Tetap Jaga Pengamalan Pancasila di Tengah Pandemi

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 06:25 WIB
Pertimbangan penetapan hari lahir Pancasila ialah untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan...
Dok. Mabes Polri

Penghina Presiden Terancam Pasal Berlapis

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 06:10 WIB
KEPALA Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan tersangka Ruslan atau Ruslan Buton terancam pasal berlapis jika...
MI/Panca Syurkani

Pemda Berperan Penting Atasi Perubahan Iklim

👤Fer/X-10 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:52 WIB
Indonesia telah menerapkan kebijakan holistik dan integral dalam mempertahankan dan meningkatkan ketahanan nasional, yang memerlukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya