Senin 27 April 2020, 13:15 WIB

Ratusan Pabrik Garmen di Bangladesh Langgar Aturan Lockdown

Basuki Eka Purnama | Internasional
Ratusan Pabrik Garmen di Bangladesh Langgar Aturan Lockdown

AFP/Munir UZ ZAMAN
Ratusan buruh pabrik garmen di Bangladesh mengantre untuk mendapatkan bayaran.

 

RATUSAN pabrik garmen di Bangladesh melanggar aturan lockdown nasional dengan membuka pintu dan melakukan aktivitas pada Minggu (26/4). Hal itu meningkatkan kekhawatiran bahwa para pekerja garmen yang mayoritas perempuan semakin rentan tertular covid-19.

Sejumlah merek-merek kenamaan dunia telah membatalkan atau menunda pesanan mereka akibat pandemi covid-19 menyebabkan industri yang mencakup hampir seluruh ekspor negara Asia Selatan itu lumpuh.

Pabrik-pabrik garmen ditutup pada akhir Maret. Namun, sejumlah pabrik mengatakan mereka kini didesak oleh retailer untuk memenuhi pesanan yang telah diberikan.

Baca juga: Sri Lanka Perpanjang Lockdown

"Kita harus menerima bahwa covid-19 adalah bagian dari kehidupan. Jika kami tidak mengoperasikan pabrik, krisis ekonomi akan terjadi," ujar Wakil Presiden Asosiasi Produsen dan Eksportir Barang Tenin Mohammad Hatem.

Dia mengatakan perusahaan MB Knit telah membuka beberapa bagian dari pabrik mereka untuk membuat pakaian untuk Primark dan sejumlah retailer lainnya.

Pabrik-pabrik di Bangladesh berada di bawah tekanan untuk memenuhi pesanan karena takut miliaran pesanan akan dialihkan ke negara lain seperti Vietnam dan Tiongkok.

Lebih dari 4 juta warga Bangladesh bekerja di ribuan pabrik garmen di berbagai wilayah negara itu.

Bangladesh yang berpenduduk 168 juta orang telah melaporkan hampir 5.500 kasus covid-19 dengan 145 kematian. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Belajar dari Jerman: Covid-19 tidak Pernah Diremehkan

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 16:45 WIB
Arif mengatakan Jerman mengambil kebijakan dengan cepat saat kasus infeksi virus korona pertama kali terdeteksi pada 27...
Ist

Masjid An Nabawi Mulai Dibuka untuk Salat Jamaah Besok

👤Deri Dahuri 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 16:07 WIB
RAJA Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah menyetujui,  Jumat (29/5), untuk membuka Masjid An Nabawi di Madinah untuk umum mulai besok...
AFP/Markus Schreiber

Merkel Tegaskan tidak Akan Hadir Langsung di KTT G7

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 16:00 WIB
Berusia 65 tahun, Merkel berisiko besar tertular...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya