Senin 27 April 2020, 09:57 WIB

Pengawas Benih Babel tetap Kawal Sertifikasi Benih Jagung Bermutu

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pengawas Benih Babel tetap Kawal Sertifikasi Benih Jagung Bermutu

DOK KEMENTAN

 

Mengantisipasi keterbatasan benih jagung selama masa pandemik Covid-19 di wilayah Bangka Belitung, Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Balai Benih Pertanian melakukan perbanyakan benih jagung seluas dua hektare di areal penangkaran benih setempat.

Perbanyakan benih jagung yang dilakukan merupakan program bantuan Kementerian Pertanian tahun 2020 untuk mendukung ketersediaan benih dalam negeri sesuai target Mentan Syahrul Yasin Limpo.

“Penangkaran benih jagung di areal dua hektare ini ditanam varietas  Srikandi Kuning dengan dua kelas benih. Yaitu kelas benih dasar dan benih pokok,” ujar Judnaidy, Kepala Balai Benih Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Judnaidy menambahkan bahwa benih yang diperbanyak ini berasal dari Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros Sulawesi Selatan yang terlebih dahulu dilaporkan dan diperiksa dokumennya oleh Pengawas Benih Tanaman UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Provinsi. Proses pelaporan dilakukan agar benih yang akan diperbanyak sesuai dengan standar mutu dan bebas penyakit yang terbawa benih, sehingga dapat diperoleh benih-benih yang berkualitas baik dan memenuhi standar.  

Judnaidy berharap benih dari kegiatan penangkaran tahun ini dapat memenuhi standar mutu sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini cukup beralasan dikarenakan tahun lalu benih yang mereka hasilkan masih belum memenuhi standar setelah diuji di laboratorium UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Provinsi Babel.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kepala UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wahyudi Himawan optimistis kegiatan perbanyakan benih jagung di Balai Benih Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat berjalan dengan baik agar kebutuhan benih bermutu untuk para petani dapat secara berkelanjutan terpenuhi.

Ke depannya Wahyudi berharap, muncul penangkar-penangkar benih baru yang dapat menghasilkan benih jagung bermutu sehingga lambat laun pemenuhan benih unggul dapat dipenuhi oleh secara lokal tanpa harus didatangkan dari luar daerah. Apalagi dengan bertumbuhnya industri peternakan seperti ayam petelur dan pedaging yang membutuhkan jagung, sangat tinggi.  

 “Tahapan sertifikasi tetap kita lakukan sesuai aturan. Mudah-mudahan kegiatan penangkaran benih jagung tersebut berhasil dan memenuhi standar mutu sehingga para petani yang menggunakan benih tersebut nanti bisa mendapatkan hasil panen yang optimal dan lambat laun tidak mendatangkan benih dari luar lagi.

Hal ini sesuai dengan program Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan yang dipimpin Dirjen Suwandi untuk menggunakan benih bersertifikat hasil pembenihan lokal yang sudah adaptabel dengan wilayah dan karakteristik unik seperti negeri kita Serumpun Sebalai,” kata Wahyudi. (RO/OL-10)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 05 Juni 2020, 19:54 WIB
Tercatat Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Umum Konvensional (BUK) 22,08% pada April...
Ist/Asabri

Mudahkan Pelayanan Peserta, ASABRI Luncurkan Aplikasi Mobile    

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Juni 2020, 19:52 WIB
...
Antara/Wahyu Putro A

Jubir Presiden Fadjroel Rachman Jadi Komisaris di Waskita Karya

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 05 Juni 2020, 19:46 WIB
Fadjroel diangkat menjadi komisaris di Waskita melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini, Jumat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya