Senin 27 April 2020, 09:36 WIB

Heboh Nasi Anjing, Ini Penjelasan Pembaginya

Thomas Harming Suwarta | Megapolitan
Heboh Nasi Anjing, Ini Penjelasan Pembaginya

Antara
Bungkus makanan yang bertuliskan nasi anjing

 

VIRAL di media sosial, selama dua hari terakhir, warga Warakas, Jakarta Utara menerima bantuan makanan nasi bungkus bertuliskan 'nasi anjing.'

Menjadi persoalan kemudian karena nasi yang dibagikan sebagai bentuk kepedulian sosial akibat Covid-19 tersebut dianggap makanan nonhalal untuk umat muslim.

Pada bungkus makanan tersebut tertera label tulisan. 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting.'

Baca juga: Menyusuri Jalanan Mencari Sembako

Dalam klarifikasinya, Biantoro Setijo, selaku pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam pembagian bantuan makanan itu menjelaskan alasannya menggunakan nama 'Nasi Anjing'.

Dia menyebut, hal itu dilakukan lantaran anjing merupakan hewan yang setia dan porsi yang diberikan lebih banyak dibandingkan nasi kucing yang selama ini sudah banyak dikenal masyarakat.

"Kenapa nasi anjing? Ya karena anjing adalah binatang yang setia, artinya kita harus setia sama Allah yang di atas, setia sama pemerintah, sama Pancasila dan UUD 1945. Kenapa nasi anjing? Juga ya karena porsinya lebih banyak dari nasi kucing. Nah nasi ini bukan untuk mengenyangkan tetapi untuk bertahan karena saatnya sekarang Jakarta perlu tahan banting," ujarnya dalam potongan video yang dibagikan akun Twitter @IwanSumule.

Dijelaskan Biantoro, makanan yang disebut nasi anjing tersebut adalah makanan halal.

"Ini halal, isinya ya nasi, bakso sapi sama teri," jelasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Bary Fatahillah

Status PSBB Jakarta Belum Jelas, Warganet Riuh di Medsos

👤Imsi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 22:23 WIB
Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto meminta warga menunggu kabar resmi tersebut....
AFP

H-1 PSBB, 4.074 Perusahaan di DKI Masih Terapkan WFH

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 21:19 WIB
Sebanyak 4.074 perusahaan di DKI masih konsisten menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) menjelang H-1 masa...
Antara

DPRD : DKI Bakal Terapkan PSBB Transisi Selama 1 Bulan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 03 Juni 2020, 20:33 WIB
Skema PSBB transisi selama satu bulan dirancang dengan monitoring dan evaluasi yang ketat dihampir tiap aktivitas warga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya