Senin 27 April 2020, 05:55 WIB

Pasien Covid-19 di Klaten Bertambah 4 Orang

Djoko Sardjono | Nusantara
Pasien Covid-19 di Klaten Bertambah 4 Orang

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Seorang warga menggunakan masker saat berada di luar ruangan di Klaten, Jawa Tengah.

 

PASIEN positif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (26/4), bertambah 4 orang masing-masing dari Kecamatan Ngawen,  Kalikotes, Jogonalan, dan Wonosari. Sehingga, jumlah pasien positif virus korona di Kabupaten Klaten, saat ini, menjadi 13 orang.

"Dengan penambahan 4 pasien baru terkonfirmasi positif covid-19, jumlah pasien positif terpapar virus korona di Klaten yang dirawat di rumah sakit menjadi 13 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten Cahyono Widodo, Minggu (26/4).

Menurut Cahyono, empat pasien baru terkonfirmasi positif covid-19, masing-masing berinisial AAS, 10, warga Kecamatan Kalikotes. Dia, saat ini, dirawat di RSD Bagas Waras Klaten. Pasien AAS diduga terpapar dari orang terdekat yang mobilitasnya tinggi .

Baca juga: Sidoarjo Berencana Terapkan Jam Malam

Kemudian, pasien yang berasal dari Kecamatan Ngawen adalah seorang laki-laki berinisial TR, 47, dirawat di RSUP Soeradji Tirtonegoro.

Pasien ini  mempunyai riwayat penyakit Comorbid Bronchitis dan DM, sehingga dimungkinkan pasien terpapar covid-19 ketika melakukan perjalanan keluar kota.

Sedangkan pasien yang berasal dari Kecamatan Jogonalan, adalah seorang laki-laki berinisial PH, 36, dan saat ini dirawat di RSUP Soeradji Tirtonegoro. Pada kasus ini dimungkinkan pasien tertular virus korona di tempat kerjanya di Solo dan kontak dengan orang yang positif covid-19.

Pasien keempat yang terkonfirmasi positif covid-19, yaitu seorang perempuan berinisial SU, 51, warga Kecamatan Wonosari.

Pasien  yang kini dirawat di RSD Bagas Waras, diduga terpapar suaminya yang terlebih dahulu positif covid-19. Suaminya merupakan klaster itjima ulama di Gowa.

"Saat ini, Satgas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 telah melakukan pelacakan (tracing) dan akan segera melakukan rapid test orang-orang yang pernah kontak dengan pasien, baik itu keluarga, kerabat, maupun tim medis yang menangani pasien sebelumnya," pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Ramdani

Pengumuman Kelulusan dan Kenaikan Kelas di Sumenep Lewat WhatsApp

👤Mohammad Ghozi 🕔Senin 01 Juni 2020, 16:26 WIB
"Karena berada pada masa belajar di rumah, pengumuman kelulusan SD dan SMP akan disampaikan melalui pesan berantai maupun grup...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sidoarjo akan Gunakan Mal Pelayanan Publik untuk Tempat Isolasi

👤Heri Susetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB
"Kita akan gunakan lantai atas MPP untuk tempat isolasi dan perawatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf...
Ilustrasi

Pelaku Penyerangan Polsek, Diduga Simpatisan ISIS

👤Yona Hukmana 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:55 WIB
Pelaku penyerangan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/6), yang menewaskan satu anggota polisi itu, diduga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya