Kamis 23 April 2020, 22:04 WIB

Banding Dikabulkan, Hukuman Rommy Dikorting Setahun

Caha Mulyana | Politik dan Hukum
Banding Dikabulkan, Hukuman Rommy Dikorting Setahun

Antara/Sigid Kurniawan
Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy saat menjalani persidangan kasus jual beli jabatan di lingkungan Kemenag

 

PENGADILAN Tinggi (PT) DKI Jakarta mengabulkan banding mantan Ketua Umum PPP, Muchammad Romahurmuziy. Masa penjaranya pun menjadi berkurang separuh, dari dua tahun menjadi setahun. Sedangkam dendanya masih sama Rp100 juta.

"Hari ini kami menerima copy pemberitahuan putusan perkara Pak M.Romahurmuziy dari PT Jakarta. Hakim PT Jakarta menjatuhkan hukuman terhadap Bapak M. Romahurmuziy pidana 1 tahun penjara dan denda (tidak berubah) Rp100 juta (subsider 3 bulan penjara)," kata Kuasa Hukum pria yang akrab disapa Rommy ini, Maqdir Ismail kepada Media Indonesia, Kamis (23/4).

Ia mengatakan, hal itu berdasarkan salinan putusan yang diterimanya tertanggal Rabu (22/4) dengan kop surat PT DKI Jakarta dan ditandatangano Juru sita Pengganti Musthafa Fahmi.

Maqdir mengaku senang dengan putusan ini meskipun tidak memenuhi seluruh keinginan Rommy, yakni langsung dibebaskan.

"Meskipun kami tidak cukup puas, karena menurut hemat kami apa yang didakwakan tidak terbukti secara sah dan menurut hukum.

Baca juga : MA Potong Vonis Jaksa Chuck, Pengacara Tetap Kecewa

"Seharusnya PT berani membebas Pak Romy, meskipun beliau sudah menjalani masa penahanan selama 1 tahun. Masalah masa penahanan ini kan masalah lain," imbuhnya,

Menurut Maqdir, kalau dakwaan tidak terbukti berapa lamapun orang sudah menjalani masa penahanan harus dibebaskan oleh pengadilan kalau dakwaan tidak terbukti.

"Justru menghukum orang tidak bersalah yang merupakan kejahatan. Kami berharap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dan JPU dengan lapang dada meneirma putusan ini," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada pengadilan tingkat pertama Rommy mendapatkan sanksi 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Hakim menilai Rommy terbukti menerima Rp225 juta dari Haris Hasanudin yang mengikuti seleksi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur dengan mengintervensi secara langsung, sehingga Haris terpilih.

Selain Haris, Rommy juga terbukti menerima uang dari Muafaq Wirahadi yang mengikuti seleksi untuk posisi Kakanwil Kemenag Kabupaten Gresik. Jumlah uang yang diterima Rp91,4 juta serta memperdagangkan pengaruhnya terhadap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY

Perkuat BPIP dengan Undang-Undang

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 09 Juli 2020, 04:13 WIB
Jika kewenangan dalam pembinaan Pancasila hanya diatur perpres, itu berarti menyerahkan Pancasila pada kemauan politik...
Foto: Kristiadi

Kejagung Usut Korupsi Pengadaan Alat Pertanian

👤 Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 09 Juli 2020, 02:02 WIB
Kasus dugaan korupsi itu berawal dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian melalui Direktorat Alat dan Mesin Pertanian pada...
Dok Kementerian Hukum dan HAM

Pembobol BNI Maria Pauline Lumowa Diekstradisi dari Serbia

👤Ant 🕔Kamis 09 Juli 2020, 00:04 WIB
Buronan kasus pembobolan Bank BNI sebesar Rp1,7 triliun dijadwalkan tiba di Tanah Air bersama Yasonna dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya