Senin 20 April 2020, 22:12 WIB

Perusahaan Fintech P2PL Tidak Berwenang Restrukturisasi Kredit

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Perusahaan Fintech P2PL Tidak Berwenang Restrukturisasi Kredit

Antara
Petugas mengarahkan calon pelanggan untuk mengaktifkan salah satu produk 'fintech' pada Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta.

 

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dengan tegas menyatakan bahwa perusahaan financial techlogy (fintech) Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) atau dikenal dengan fintech peer-to-peer lending (P2PL) tidak memiliki kewenangan untuk melakukan restrukturisasi pinjaman tanpa adanya persetujuan dari pemberi pinjaman.

Karena itu, pernyataan Pemerintah dan peraturan yang dikeluarkan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terkait dengan restrukturisasi pinjaman usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan Perbankan dan Industri Jasa Keuangan Non-Bank belum berlaku bagi perusahaan fintech P2PL.

"Transaksi LPMUBTI atau dikenal dengan transaksi pinjaman online merupakan perikatan keperdataan pinjam meminjam yang melibatkan pihak pemberi pinjaman sebagai kreditur dan pihak penerima pinjaman sebagai debitur," tulis AFPI dilansir dari laman resmi, Senin (20/4).

Lebih lanjut, AFPI juga menyatakan bahwa perusahaan fintech P2PL yang menjadi anggota AFPI dan terdaftar berizin di OJK adalah bagian dari industri lembaga jasa keuangan Non-Bank menyediakan LPMUBTI melalui platform secara online (pinjaman online) yang mempertemukan pihak penerima pinjaman dan pemberi pinjaman.

Dalam hal ini, pemberi pinjaman dan penerima pinjaman adalah masyarakat (publik) atau badan hukum di luar perusahaan Fintech P2PL yang bertindak sebagai pengguna platform online fintech P2PL dan melakukan transaksi LPMUBTI.

"Maka dari itu, perusahaan fintech P2PL dalam menjalankan usahanya tidak bertindak sebagai pihak pemberi pinjaman sebagaimana di industri perbankan atau pembiayaan sehingga perusahaan fintech P2PL tidak memiliki kewenangan untuk melakukan restrukturisasi pinjaman tanpa persetujuan dari pihak Pemberi pinjaman," lanjutnya.

Meskipun demikian, AFPI menambahkan bahwa perusahaan fintech P2PL dapat memfasilitasi permintaan pengajuan restrukturisasi pinjaman usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak akibat wabah covid-19 kepada pemberi pinjaman.

Hal itu dapat dilakukan melalui mekanisme dan analisis kelayakan pada masing-masing perusahaan fintech P2PL dan keputusan persetujuan atau tidaknya permintaan restrukturisasi pinjaman adalah di pihak pemberi pinjaman.

"Dalam hal mendukung kebijakan pemerintah terkait restrukturisasi pinjaman akibat dampak wabah covid-19, AFPI menghimbau kepada anggota AFPI untuk ikut berpartisipasi secara aktif membantu dan meringankan masyarakat pengguna platfom fintech P2PL yang mengalami kerugian atas dampak wabah covid-19," tutup AFPI.

Sementara itu, Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot juga mengatakan hal yang senada yakni perusahaan fintech P2PL merupakan platform yang mempertemukan antara pemberi pinjaman dan penerima pinjaman.

Sehingga, perusahaan fintech P2PL sebagai lembaga jasa keuangan tidak bertindak sebagai pemberi pinjaman sebagaimana di industri perbankan dan lainnya.

"Karena fungsinya sebagai platform (bukan sebagai pemberi pinjaman), perusahaan fintech P2PL tidak memiliki kewenangan untuk melakukan restrukturisasi pinjaman. Pihak yang memiliki kewenangan melakukan restrukturisasi adalah pemberi pinjaman (bukan platformnya, karena ini peer to peer)," pungkas Sekar.

Atas hal tersebut, Sekar mengatakan bahwa OJK telah meminta AFPI untuk mendorong anggotanya, yakni perusahaan fintech P2PL, agar memberikan perhatian yang serius dalam rangka meringankan beban penerima pinjaman yang menghadapi masalah keuangan akibat wabah covid-19. (E-3)

Baca Juga

Bank Dunia/Tim Riset MI-NRC

Peningkatan Status Perkuat Kepercayaan

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:50 WIB
Kenaikan status juga merupakan tahapan strategis dan landasan kukuh menuju target Indonesia Maju di...
Dok. Uniqlo

Uniqlo Luncurkan Panduan Gaya Hijab

👤MI 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:45 WIB
PERUSAHAAN fesyen asal Jepang, Uniqlo Indonesia, untuk pertama kalinya akan meluncurkan panduan gaya pakaian modest bagi para...
ANTARA

Siasati Diet Plastik Saat Berbelanja

👤Gana Buana 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:15 WIB
KEBIJAKAN pelarangan kantong plastik pada sejumlah toko, baik retail, supermarket, maupun pasar rakyat, mulai diberlakukan di sejumlah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya