Jumat 17 April 2020, 13:59 WIB

HKTI : Harusnya Anggaran Kementan Ditambah Bukan Dipotong

mediaimdonesia.com | Ekonomi
HKTI : Harusnya Anggaran Kementan Ditambah Bukan Dipotong

Istimewa
Pengamat pertanian yang juga Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat, Entang Sastraatmaja.

 

PENGAMAT pertanian yang juga Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat, Entang Sastraatmaja, mengaku kecewa dengan pemerintah yang memotong anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) hingga Rp3,6 triliun. Padahal anggaran sebesar itu bisa dipakai untuk menjaga ketersediaan bahan pokok selama penanganan darurat pandemi Covid-19.

"Sektor pertanian seharusnya memperoleh tempat yang berbeda dengan sektor-sektor infrastruktur. Kalau bisa harusnya ada anggaran ekstra untuk melindungi dan membela petani yang terus bekerja di tengah pandemi Covid-19," kata Entang saat dihubungi, Jumat (17/4)..

Entang mengatakan, pemerintah harus selektif dalam melakukan pemangkasan anggaran. "Jangan sampai, pengurangan tersebut justru membuat suasana menjadi semakin tak terkendali. Terlebih saat ini ketersediaan pangan sangat dibutuhkan oleh masyarakat," katanya..

Di tengah situasi sulit seperti sekarang ini, menurut Entang, jika pemangkasan harus dilakukan sebaiknya dilakukan dengan pikiran cerdas. Pemerintah perlu memilih kementerian atau lembaga negara mana yang perlu dipangkas dan mana yang tidak.

Sehingga, tegas Entang, ketika pandemi Covud-19 selesai Indonesia tidak mengalami krisis baru yakni krisis pangan yang bisa menggoyahkan perekonomian Indonesia lebih buruk lagi. "Sangat penting membangun keseimbangan antara tuntutan sosial dan ekonomi," ujarnya.

"Bila anggaran Kementan dipangkas cukup signifikan, kita risau ketahanan pangan kita akan terganggu yang bisa saja melahirkan suasana yang tidak kondusif dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan masyarakat," tutur Entang.

Lebih dikhawatirkan lagi, Entang menilai pemangkasan anggaran tersebut miliki kepentingan politik yang hanya memikirkan golongan sendiri. Kata Entang, hal tersebut harus dihindari demi keberlangsungan ketersediaan pangan.

"Kita perlu ingat bahwa soal pangan ini begitu mudah ditumpangi kepentingan politik. Agar hal ini tidak terjadi maka kita tidak boleh main-main dengan urusan pangan, termasuk di dalam nya soal pemangkasan anggaran itu sendiri," jelasnya.

Seperti yang diketahui bersama bahwa Kementan menyatakan mampu menjamin ketersediaan bahan pokok hingga empat bulan ke depan. Artinya mendekati bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, pasokan 11 komoditas bahan pangan aman dan terkendali.

“Untuk berjaga-jaga saja, anggaran untuk sektor pertanian janganlah minimalis atau sekedar ban berjalan, namun guna menjawab pandemi saat ini, anggaran sektor pertanian penting di buat maksimalis," tutup Entang. (OL-09)

Baca Juga

Antara

Kemenperin Fasilitasi Sertikat Halal IKM Pangan

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 21:22 WIB
Kemenperin akan terus mendukung para pelaku industri kecil menengah (IKM) untuk meningkatkan kualitas produk yang...
Antara/FB Anggoro

Kemenkop UKM Percepat Proses Sertifikasi Halal Produk UMKM

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 21:15 WIB
Hal itu dikarenakan UMKM merupakan salah satu objek utama sertifikasi halal karena adanya kebijakan pemberlakuan wajib sertifikasi...
MI/Andry Widyanto

Aspadin: Air Bersih di Masa Pandemi Kian Dibutuhkan Dunia Usaha

👤Antara 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 21:07 WIB
DALAM situasi ekonomi pada masa pandemi covid-19, hampir semua investasi usaha dan industri membutuhkan air...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya