Selasa 14 April 2020, 23:23 WIB

Ini Tantangan yang Dihadapi Guru di Masa Belajar Dari Rumah

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Ini Tantangan yang Dihadapi Guru di Masa Belajar Dari Rumah

Dok. Kharisma Bangsa
Siswa melakukan belajar daring dari rumah

 

IMBAUAN pemerintah untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah untuk pelajar langsung diikuti seluruh sekolah di Indonesia. Tak terkecuali Sekolah Kharisma Bangsa yang sebenarnya sudah mengadopsinya lewat kurikulum Cambridge dan metode Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang diadopsinya.

Meski demikian, Kepala Sekolah SMP Kharisma Bangsa Sandra Susanto mengakui masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh guru dalam mempersiapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa, terlebih saat ini pembelajaran itu dilakukan secara intens menyusul status tanggap darurat covid-19 yang berlangsung hingga 29 Mei mendatang.

Kunci efektifitas dari sistem pembelajaran daring, kata Sandra, ialah cara seorang guru tetap kreatif untuk menyajikan pembelajaran daring secara menyenangkan dan mudah dimengerti sehingga para siswa tidak merasa bosan dan tetap produktif di rumah.

‘’Pembelajaran jarak jauh atau online classroom dalam jaringan sebenarnya memberikan tantangan tersendiri bagi guru-guru Kharisma Bangsa’’ ungkap Sandra Susanto melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini, Selasa (14/4).

Sandra menjelaskan, tantangan pertama yang dihadapi guru ialah mengenai pemanfaatan teknologi daalam pembelajran, misalnya saja penggunaan aplikasi, seperti zoom, google classroom, quizizz, dan google drive untuk menghantarkan materi dan tugas bagi siswa.

Tantangan kedua, menyajikan pembelajaran yang terencana dan efektif dalam keterbatasan waktu. Hal ini bisa dilakukan dengan mempersiapkan quality lesson plan dan mengatur langkah-langkah pembelajaran yang detail.

Ketiga, guru dituntut mampu menyatukan persepsi dan konsentrasi anak-anak didik yang serba berjauhan. Ini hanya bisa dilakukan oleh guru yang memiliki visi yang jelas dalam pembelajaran dan mampu menjalin ikatan batin dengan siswa dengan melakukan perannya sebagai motivator, fasilitator, mediator, dan komunikator.

Baca juga : Lions Clubs Bagikan Ribuan Masker

Keempat menyampaikan "pesan" untuk menjadi anak yang "tangguh" mengingat kondis masyarakat sedang diuji secara fisik dan mental akibat penyebaran covid-19 yang berdampak kepada pembelajaran siswa.

"Di samping peran orang tua siswa, guru juga memiliki peran strategis untuk membuat tangguh siswa dengan berusaha memotivasi mereka untuk disiplin belajar, semangat dalam melaksanakan tugas, aktif dalam sesi presentasi, dan menghidupkan interaksi online dengan guru-guru dan teman-teman, dan tetap berusaha berkarya melalui pemanfaatan berbagai media dan sumber belajar, " papar Sandra.

Tantangan terakhir mendorong kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah. Guru harus kreatif dalam meramu materi, menggunakan metode yang menyenangkan, dan memberikan tugas-tugas yang dapat menstimulasi siswa untuk bertanya kepada kepada guru, teman sekelas, maupun orang tua mereka.

Hal itu dapat mendorong kolaborasi antara orang tua dan siswa dalam membantu kebutuhan belajar siswa. 

"Pembelajaran dan penugasan online menuntut orang tua ikut aktif melihat bagaimana aktivitas anak-anak mereka bahkan bisa menjadi teman dan motivator dalam belajar anak. Sedangkan di pihak lain guru terus melakukan kontrol dan follow up melalui media online tersebut untuk dapat memastikan bahwa siswa semuanya melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik," ujar Sandra.

Sementara itu, Sekolah Dasar Kharisma Bangsa memanfaatkan waktu belajar dari rumah dengan menggarap lagu yang akan jadi salah satu kampanye melawan pandemi covid-19/

"Anak-anak akan menghapal dan menyanyikan bersama di pelajaran musik. Kami juga memberikan project untuk anak menyanyikannya dengan keluarga dan diiringi alat musik., semoga hal ini bisa menginspirasi untuk bersama-sama mencegah covid 19.Serta memberikan pengalaman positif untuk anak-anak kita, ".kata Zubaide, Kepala Sekolah SD Kharisma Bangsa. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Ahli Perkirakan Covid-19 di Indonesia Baru Reda Dalam 3 tahun

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 09 Juli 2020, 12:50 WIB
Ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut covid-19 baru akan mereda di Indonesia dalam...
ANTARA FOTO/Rony Muharrman

BBKSDA Sumut Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung tanpa Dokumen

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 09 Juli 2020, 12:41 WIB
Satwa liar tersebut langsung dilepasliarkan di beberapa Taman Wisata Alam di wilayah Provinsi Sumatra...
ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

Dahlan Iskan: Cuma Sumbar yang tidak Beli Alat Rapid Test

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 09 Juli 2020, 12:31 WIB
"Di sana, test swab bisa dilakukan dengan cepat. Hasilnya bisa diketahui dalam 24 jam. Dengan kapasitas yang sangat besar yakni 3.500...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya