Minggu 12 April 2020, 07:46 WIB

Pandemi Covid-19, Bos Air Asia Curhat Soal Kondisi Perusahaan

Dwi Tupani | Ekonomi
Pandemi Covid-19, Bos Air Asia Curhat Soal Kondisi Perusahaan

AFP/PETER PARKS
Pendiri AirAsia Tony Fernandes

 

PENDIRI perusahaan penerbangan Air Asia Tony Fernandes mengeluarkan pernyataan kepada seluruh pelanggan Air Asia mengenai kondisi perusahaan di tengah ketidakpastian akibat wabah covid-19. 

"Waktu Kamarudin (Meranun, Chairman Air Asia) dan saya memulai AirAsia 20 tahun yang lalu, kami bermimpi untuk membuat semua orang bisa terbang. Sayangnya, peluang itu sekarang harus kita lepas untuk sementara," kata Tony di awal keterangannya, yang diterima Minggu (12/4). 

Tony mengatakan bahwa saat ini kita berada di masa yang penuh ketidakpastian. ia mengakui tidak pernah membayangkannya, siapa pun tidak pernah menduganya, namun semua orang sekarang terdampak olehnya. 

"Oleh karenanya saya akan terbuka dan transparan kepada Anda semua di saat yang penuh tantangan ini," tuturnya.

Tidak bisa dipungkiri industri ini sangat terpukul, dan Air Asia pun tidak terkecuali. Ini mungkin tantangan terbesar yang harus dihadapi perusahaan asal 'Negeri Jiran' tersebut. 

"Tidak ada pendapatan yang masuk untuk sementara, 96% armada kami tidak terbang, dan kami masih memiliki komitmen finansial yang harus dipenuhi, seperti kepada pemasok bahan bakar dan agen penyewaan pesawat," terang Tony.

Menurutnya, pihaknya menempuh segala upaya yang dimungkinkan untuk mengurangi beban selama periode ini. Tumuannya agar perusahaan  dapat kembali pulih secepatnya dan menjadi maskapai low-cost terbaik dunia, membuat semua orang bisa kembali terbang dengan layanan terbaik.

Baca juga: Air Asia Hentikan Seluruh Penerbangan di Indonesia Mulai 1 April

Di sisi lain, Tony menyebut perusahaanya merupakan satu dari segelintir maskapai di dunia yang masih tetap mempertahankan seluruh stafnya. AirAsia adalah sebuah keluarga besar dan ada puluhan ribu Allstars (karyawan) yang bergantung pada bisnis ini untuk keberlangsungan hidup dan kesejahteraan keluarga mereka.

"Kamarudin dan saya tidak akan mengambil gaji selama periode ini dan Allstars dari semua lini bisnis telah menerima tawaran kebijaksanaan pengurangan waktu kerja sementara dengan porsi antara 15%-75% tergantung tingkat senioritas, untuk bersama-sama menanggung dampak situasi ini terhadap bisnis kami. Saya berterima kasih atas pengorbanan mereka yang selalu berpandangan luas selama mengarungi situasi ini bersama," ulasnya.

Meskipun penuh tantangan, Tony melanjutkan, ia ingin menjamin bahwa AirAsia kuat, dan tetap berfokus pada masa depan dan melayani Anda semua, pelanggan kami. Ia juga ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi dari hati yang paling dalam kepada Anda semua atas kesetiaannya terhadap AirAsia. 

"Saya berharap Anda dan orang-orang yang Anda kasihi selalu dalam keadaan baik dan sehat melalui masa sulit ini. Saya memohon maaf dengan setulus hati jika banyak rencana perjalanan yang terdampak. Seperti halnya semua maskapai, AirAsia juga tidak mempunyai pilihan lain selain membatalkan sebagian besar penerbangannya dikarenakan pembatasan perjalanan yang diterapkan oleh pemerintah berbagai negara sebagai upaya untuk menahan penyebaran covid-19," tambah dia.

Ia juga memahami banyak dari pelanggan yang telah menyampaikan kekecewaannya karena tidak mendapatkan kompensasi pengembalian dana. Namun ia ingin mengajak para pelanggan untuk mempertimbangkan penawaran saldo akun kredit sebagai alternatif pilihan yang lebih baik. 

"Lebih dari 80% dari Anda telah menerima tawaran akun kredit dan kami sangat mengapresiasi ini. Mohon dipahami bahwa kebijakan kami sejalan dengan banyak operator lainnya di industri perjalanan dan wisata, serta merefleksikan fokus kami untuk keluar dari situasi sulit ini dan kembali terbang dengan Anda secepatnya," jelasnya. 

Ia memastikan bahwa Air Asia mematuhi semua peraturan dan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing negara dan asosiasi konsumen, dan hal ini diyakini adalah solusi yang terbaik.

"Anda adalah satu dari sekitar 600 jutaan pelanggan yang pernah terbang bersama AirAsia, dan kami tidak sabar untuk menerbangkan Anda kembali setelah semua ini berakhir," harap Tony.

Baca juga: Ada Kasus Dugaan Suap, Dua Petinggi AirAsia Mundur

Ia juga menyarankan para pelanggan untuk menerima akun kredit yang dapat diproses lebih cepat dan berlaku selama 365 hari, atau kesempatan untuk pindah jadwal berkali-kali. Sementara di sisi lain pihaknya pun tetap melayani permintaan pengembalian dana secara kasus per kasus. Hanya saja, karena jumlah permintaan yang melonjak, proses pengembalian dana akan berlangsung lebih lama dari biasanya, yaitu antara 12 hingga 16 minggu.  

"Saya pun mengakui banyaknya komentar terkait layanan virtual AVA. Kami pastikan bahwa setiap masukan Anda kami tanggapi secara serius, dan tim saya sedang terus melakukan penyempurnaan terhadap sistemnya setiap hari. Saat ini tim kami dan AVA sedang menghadapi 10 kali lipat jumlah permintaan dari biasanya, atau sekitar setengah juta pelanggan setiap hari, lanjut Tony.

Ia juga menyebut perusahaan bekerja tak kenal lelah, tanpa mengenal waktu, untuk membantu para pelanggan semua. Air Asia telah memobilisasi tenaga tambahan untuk membantu tim layanan pelanggan, termasuk sekitar 1.800 Allstars dari departemen lain yang ikut menyingsingkan lengan bajunya membantu dengan sukarela. Hal itu membuat sekarang semakin banyak lagi personel layanan pelanggan yang akan membantu Anda melalui fitur LiveChat, Facebook Messenger, Twitter dan WeChat selama 24 jam dalam seminggu.

Tony menyebut, pihaknyai belum pernah mengalami ini sebelumnya. Ia pun mengakui bahwa perusahaan tidak selalu sempurna, tapi ia akan menempuh segala upaya yang terbaik, kapan pun, demi masyarakat dan pelanggan Air Aisa. Ia meyakini situasi ini tidak terduga, namun hanya sementara. Air Asia akan bangkit lebih kuat dari sebelumnya, mewarnai langit menjadi merah lagi, dan memastikan siapa pun bisa terbang kembali.

"Sampai nanti… Tetap di rumah. Tetap berhati-hati. Mari menatap ke masa depan. #InThisTogether. Salam cinta," pungkas Tony. (RO/A-2)

Baca Juga

MI/RAMDANI

Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi -0,4% hingga 1,1% di Semester I

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 09 Juli 2020, 15:06 WIB
Pemerintah berharap akan terjadi perbaikan pada kuartal III dan IV setelah diterapkan kenormalan baru (new normal) yang menghidupkan...
Dok Kementan

Pusvetma Kementan Ekspor Vaksin Septivet ke Timor Leste

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Juli 2020, 15:01 WIB
Pusvetma adalah institusi satu-satunya milik pemerintah yang memiliki kemampuan memproduksi vaksin hewan...
Biro pers istana

Kondisi Ekonomi Nasional Buat Jokowi Takut

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 09 Juli 2020, 15:00 WIB
Pada kuartal pertama tahun ini, perekonomian dalam negeri hanya tumbuh 2,97% dari yang biasanya berada di kisaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya