Jumat 10 April 2020, 17:37 WIB

Humas Gugus Tugas: Warga Tolak Makamkan Perawat RSUP dr Kariadi

Akhmad Safuan | Nusantara
Humas Gugus Tugas: Warga Tolak Makamkan Perawat RSUP dr Kariadi

Antara
Simulasi penanganan pasien korona di RSUP dr Kariadi Semarang

 

WARGA Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, disebut menolak pemakaman jenazah perawat RSUP dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, yang meninggal akibat tertular virus korona atau covid-19.

Padahal, liang lahat sudah digali untuk perawat yang meninggal pada Kamis (9/4) itu. Namun, karena sekelompok warga Ungaran Timur menolak, pemakaman jenazah perawat tersebut dialihkan ke Bergota Semarang.

Baca juga: Warga Bantah Tolak Makamkan Perawat RSUP dr Kariadi

"Begitu terjadi penolakan jenazah itu kemudian dibawa pulang ke ruang jenazah dan langsung dimakamkan ke tempat lain. Karena sesuai prosedur, 4 jam setelah meninggal harus sudah dikubur," kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang Alexander Gunawan, Jumat (10/4).

Baca juga: Gubernur Sumatra Barat Ajukan PSBB

Padahal, jelas Alexander, awalnya tidak ada persoalan untuk memakamkan jenazah. Selain itu, izin dari RT setempat juga sudah dikantongi. Sehingga, makam sudah digali. "Tapi ketika akan pelaksanaan, tiba-tiba ada sekelompok orang di situ," tambahnya.

Baca juga: Uskup Manado Berikan Penguatan untuk Umat saat Jumat Agung

Dia mengaku kaget dengan kejadian itu. Apalagi, perawat perempuan itu adalah warga setempat dan prosesi pemakaman sudah dilakukan sesuai prosedur.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengecam penolakan pemakaman jenazah perawat RSUP dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang meninggal akibat tertular virus korona atau covid-19.

"Sepertinya ada miskomunikasi. Karena saat pemakaman, datang mobil dalam jumlah banyak sehingga warga panik dan berbuntut penolakan," kata Ketua DPW PPNI Jawa Tengah Edy Wuryanto di Semarang, Jumat (10/4). (X-15)

Baca Juga

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Pasien Positif Covid-19 di Klaten 22 Orang, 15 Sembuh

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 25 Mei 2020, 09:25 WIB
Pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini diisolasi di rumah sakit berjumlah 10 orang. Kemudian, orang dengan status dalam pemantauan...
Dok MI

Aniaya Pria dengan Gangguan Jiwa, Dua Polisi Diproses Hukum

👤Cindy Ang 🕔Senin 25 Mei 2020, 09:00 WIB
Aksi penganiayaan tersebut bermula saat kedua polisi itu tengah melaksanakan tugas di Desa Bagok Sa untuk mengimbau masyarakat terkait...
MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE

Warga Dusun Blang Gelar Open House di Musala Desa

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 25 Mei 2020, 08:30 WIB
Open house tersebut sebagai media bersilaturahmi antarsesama warga Dusun Blang yang berjumlah sekitar 25 keluarga atau sekitar 120...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya