Jumat 10 April 2020, 17:20 WIB

Lakukan Vandalisme Provokasi, Dua Pemuda Ditangkap

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Lakukan Vandalisme Provokasi, Dua Pemuda Ditangkap

Dok Pribadi
Aparat TNI menunjukkan vandalisme bernuansa provokasi.

 

POLSEK Tangerang dan Resmob Polres Metro Tangerang Kota tangkap dua pelaku aksi vandalisme dengan melakukan pencoretan bernada provokasi “Sudah krisis saatnya membakar” di Jalan Imam Bonjol Tangerang, Jumat (10/4).

Dari kedua kedua pelaku yakni Riski dan CS disita barang bukti foto-foto di TKP, cat semprot merek Diton, 1 unit sepeda motor merek Yamaha Mio J warna merah berikut kunci dan STNK serta rekaman CCTV dari tangan pelaku.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumard mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman motif pelaku yang melakukan penistaan atau perusakan di kala wabah korona.

"Masih disidik dan dperiksa lebih lanjut oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, nanti kalau ada perkembangan saya infokan kembali," tuturnya, Jumat (10/4).

Memang, tambah Edy, seringkali kegiatan vandalisme ini dilakukan kalangan remaja yang memiliki motif khusus. Keduanya seakan-akan mengajak orang untuk rusuh di kalah wabah korona yang belum sembuh.

Sebelumnya, masyarakat di sekitar Tangerang gempar ketika dua orang pemuda melakukan aksi vandalisme provokasi kerusuhan di sejumlah titik di Pasar Anyar, Jalan Kiasnawi, Sukarasa, Kota Tangerang, Jumat (10/4).

Aksi vandalisme tersebut dilakukan di kala masyarakat tengah menjalankan anjuran Pemerintah untuk social distancing atau atau menjaga jarak sosial guna memutus mata rantai penularan virus korona (covid-19).

Keduanya telah berencana untuk melakukan pencoretan di pelbagai sudut kota Tangerang sejak Kamis (9/4). Riski dan CS pergi ke salah satu toko di Pasar Anyar untuk membeli peralatan corat-coret, seperti pilox dengan merek Diton. Setelah barang-barang terbeli, keduanya langsung melakukan aksi vandal di pelbagai daerah Pasar Anyar.

Tak puas, kedua pelaku justru menambah lokasi aksinya ke Bank Pasar Lama kantor Bank BCA, Jalan Kisamaun Tangerang. Berbeda dengan guratan saat di Pasar Anyar, keduanya melakukan pencoretan dengan nada provokasi “Kill The Rich” serta lambang bertuliskan huruf “A”.

Merasa tak memiliki hambatan dalam melakukan aksinya, Riski dan CS kembali menebar teror dan mencoret-coret dengan tulisan “Mati konyol apa mati melawan” di dinding pinggir jalan Kali Pasir Kota Tangerang.

Khalayak ramai yang tengah lalu-lalang pun menjadi saksi aksi tak terpuji kedua tersangka dengan mengotori dinding pinggir jalan. (OL-2)

Baca Juga

Antara

Hari ke-44 Operasi Ketupat, Polri Putar Balik 1.763 Kendaraan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 07 Juni 2020, 17:12 WIB
Hari ke-44, kemarin, pelaksanaan Operasi Ketupat 2020, Polri telah memutar balik 1.763 kendaraan karena pemudik tak memiliki Surat Izin...
Antata

165.922 Warga DKI Jalani Rapid Tes, Bagaimana Hasilnya?

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:48 WIB
Sasaran rapid test ditujukan kepada lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan ibu...
Ilustrasi

Sekda Depok akan Mundur dari Jabatan

👤Kisar Rajaguguk 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:10 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono akan mengundurkan diri sebagai aparatur negara, karena akan mempersiapkan diri mau dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya