Jumat 10 April 2020, 02:02 WIB

Aplikasi Grab dan Gojek Sudah tak Layani Layanan Ojol

Rudy Polycarpus | Megapolitan
Aplikasi Grab dan Gojek Sudah tak Layani Layanan Ojol

ANTARA
Tangkapan layar aplikasi Gojek tanpa GoRide.

 

GOJEK dan Grab Indonesia sudah menutup sementara resmi layanan pengantaran orang dengan motor.

Langkah ini seusai dengan Peraturan Gubernur No 33 tahun 2020 sebagai dasar hukum pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Payung hukum itu diteken Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan.

Ketika Media Indonesia mencoba aplikasi GoRide pada aplikasi Gojek, Jumat (10/4) dini hari, angkutan dua roda itu memang belum dimatikan.

Namun, saat pelanggan memilih fitur GoRide dan memilih rute yang diingingkan, aplikasi langsung mengarahkan untuk menggunakan layanan Gocar.

Hal serupa terjadi jika pelanggan hendak menggunakan fitur ojek pada Grab.

Adapun Anies mengatakan, pengemudi ojol hanya boleh mengantar barang selama PSBB diterapkan selama 14 hari sejak Jumat (10/4).

"Angkutan barang,sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan mengangkut barang dan tidak untuk orang. Pergub ini masih mengikuti Permenkes. Ojek boleh untuk barang tapi tidak untuk orang. Apabila ada perubahan kita akan menyesuaikan," kata Anies.

Terpisah, Chief of Corporate Affairs Go-jek, Nila Marita, mengatakan bahwa pada prinsipnya pihaknya selalu berupaya untuk mematuhi regulasi-regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak wabah virus korona. (OL-8).

 

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan

Ragunan Batasi Pengunjung 5.000 Orang per Hari Saat Normal Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:10 WIB
Mekanisme untuk mengatur batasan jumlah pengunjung ke Ragunan dilakukan dengan mewajibkan pengunjung mendaftar secara...
MI/ Barry F

Masa Tanggap Darurat Depok Diperpanjang hingga 30 Juni

👤Kisar Rajagukguk 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:06 WIB
Sementara itu, Idris menyampaikan hingga saat ini terjadi penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 4 kasus menjadi 551...
Antara/Adfitya Pradana Putra

Total Denda Pelanggaran PSBB DKI Jakarta Hampir Rp600 Juta

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:38 WIB
" Jumlah Total Denda capai Rp599.850.000, hampir 600 juta. Paling banyak tempat usaha ya," kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya