Kamis 09 April 2020, 20:38 WIB

Mendikbud Luncurkan Program Belajar dari Rumah di TVRI

Ihfa Firdausya | Humaniora
Mendikbud Luncurkan Program Belajar dari Rumah di TVRI

Antara
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim

 

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Program "Belajar dari Rumah" di TVRI.

Hal ini sehubungan penyebaran covid-19 yang mengakibatkan banyak peserta didik harus melaksanakan kegiatan belajar di rumah, baik melalui sarana dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

Namun, tidak semua peserta didik maupun pendidik memiliki kemampuan untuk mengakses platform pembelajaran daring secara optimal.

"Program Belajar dari Rumah merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa darurat Covid-19, khususnya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan pada akses internet, baik karena tantangan ekonomi maupun letak geografis,” tutur Mendikbud Nadiem Makarim dalam telekonferensi Peluncuran Program Belajar dari Rumah, Kamis (9/4).

Program Belajar dari Rumah di TVRI merupakan respons cepat Kemendikbud terhadap masukan Komisi X DPR RI pada Rapat Kerja pada 27 Maret 2020 lalu.

Hal ini dikatakan Mendikbud sejalan dengan semangat Merdeka Belajar.

"Program Belajar dari Rumah mulai tayang di TVRI pada Senin tanggal 13 April 2020 dimulai pada pukul 08 pagi," terang Nadiem.

Program ini direncanakan dapat terselenggara setidaknya selama 3 bulan ke depan.

"Nantinya selain diisi dengan program pembelajaran untuk semua jenjang, Belajar dari Rumah juga akan menyajikan program Bimbingan Orang tua dan Guru serta tayangan kebudayaan pada akhir pekan,” jelas Mendikbud.

Adapun konten atau materi pembelajaran yang disajikan akan fokus pada peningkatan literasi, numerasi, serta penumbuhan karakter peserta didik. Kemendikbud juga akan melakukan monitoring dan evaluasi mengenai program ini bersama dengan lembaga nonpemerintah.

"Yang perlu dicatat bahwa sesungguhnya dalam keadaan seperti ini, yang menjadi penting saat adalah pemberian pendidikan yang bermakna,” terang Mendikbud.

Selanjutnya, dalam situasi di mana kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah terhenti, solidaritas dan gotong royong menjadi kunci penanganan covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu, Kemendikbud terbuka untuk kerja sama dan kolaborasi pendukungan penyelenggaraan pendidikan di masa darurat ini.

"Kami berterima kasih atas semua bantuan, kerja sama dan kolaborasi dari berbagai pihak, dari Komisi X, mitra swasta, organisasi masyarakat, juga relawan yang bersama-sama mengambil peran dan kontribusi dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini," tutur Mendikbud.

"Semangat gotong royong yang kita miliki menunjukkan kesatuan dan kekuatan bangsa kita yang berideologi Pancasila,” imbuhnya.

Mendikbud berharap agar para orang tua, pendidik, dan peserta didik menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Pesan saya agar baik orang tua, siswa, dan guru menjaga kesehatan masing-masing beserta keluarga sesuai protap dari Kemenkes terkait Covid-19, dan untuk mengikuti imbauan Presiden Jokowi agar belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah,” pungkas Nadiem. (Ol-2)

 

Baca Juga

medcom

Alumni Akabri 96 Beri 15 Ribu Paket Sembako untuk Korban Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 11:19 WIB
Kegiatan baksos serentak dilakukan di beberapa wilayah, di antaranya Polda Metro Jaya dengan 4.000 paket sembako, Polda Sulut 500 paket,...
MI/Ramdani

Kemenkes Ingatkan Tata Cara Kerja saat Kenormalan Baru

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 09:15 WIB
Selama massa kenormalan baru, masyarakat tetap harus memastikan untuk tidak berkerumun dan menjaga jarak saat...
ANTARA/Irwansyah Putra

Sistem Kerja dengan Kondisi Normal Baru bagi ASN Diterapkan 5 Jun

👤 Indriyani Astuti 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 07:44 WIB
"Tugas dan fungsi ASN dalam tatanan normal baru dilakukan dengan tetap memprioritaskan aspek kesehatan dan keselamatan dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya