Kamis 09 April 2020, 20:25 WIB

Banyak di Rumah, Awasi Risiko Ini

Galih Agus Saputra | Weekend
Banyak di Rumah, Awasi Risiko Ini

123RF
Ilustrasi

Upaya untuk membatasi jarak sosial dan fisik di masa pandemi korona memang diapresiasi oleh banyak pihak, khususnya kalangan ilmuwan kesehatan masyarakat. Akan tetapi, rupanya tak sedikit pula dari mereka yang mewanti-wanti agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, terlebih yang berhubungan dengan pola makan harian.

Pakar Epidemiologi, Mailman School of Public Health, Columbia University, Amerika Serikat, Andrew Rundle dalam sebuah risalah yang terbit di jurnal 'Obesity Society' menjelaskan bahwa banyaknya waktu di rumah berpotensi menaikan berat badan pada seseorang.

"Mungkin ada konsekuensi jangka panjang untuk kenaikan berat badan saat anak-anak libur sekolah. Ketika seorang mengalami obesitas di usia muda, kemungkinan risiko tidak sehat akan ditanggung hingga usia pertengahan," tuturnya, seperti dilansir Sciencedaily.

Meski begitu, Andrew menjelaskan bahwa banyaknya waktu di rumah bukanlah faktor tunggal dalam masalah obesitas. Sebab, selama ini juga banyak anak di AS yang mengalami persoalan serupa di saat masih aktif sekolah. Jenis makanan dan intesitas kegiatan fisik juga menjadi bahan pertimbangan ketika berbicara masalah berat badan.

Aktivitas fisik menjadi tantangan yang cukup kompleks selama masa pembatasan jarak fisik dan sosial. Pada satu sisi, sesorang membutuhkan hal tersebut, namun di sisi lain ia juga harus menjaga higienitas dengan menghindari sentuhan atau waspada menggunakan fasilitas publik. Maka dari itu, lanjut Andrew, tidak mengherankan jika saat ini statistik juga terlihat meningkat berkenaan dengan durasi penggunaan video gim, hingga televisi.

"Pandemi Covid-19 telah menyebabkan penyakit dan kematian yang meluas, memberatkan sistem perawatan kesehatan, mematikan sistem ekonomi, dan menutup sekolah. Walaupun ini (pembatasan jarak -red) merupakan prioritas untuk mengurangi dampak langsung, penting juga mempertimbangkan strategi pencegahan dampak jangka panjang, tak terkecuali obesitas di masa kecil," imbuhnya. (ScienceDaily/M-2) 

Baca Juga

AFP/JOHANNES EISELE (STF)

Arloji Cerdas dikembangkan untuk Deteksi Corona

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 19:35 WIB
Fitbit, bersama dengan Apple, juga berkolaborasi dengan Stanford Healthcare Innovation Lab dalam COVID-19 Wearables...
Unsplash/ William Iven

Tabungan Bertambah Saat WFH? Anda Tetap Disarankan Berhemat

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:55 WIB
Meski banyak orang yang turun pendapatan karena pandemi, banyak pula yang tabungannya justru bertambah karena beruntung masih bergaji penuh...
A Jamieson

Ada Penampakan Spesies Gurita Langka di Palung Sunda

👤Bagus Pradana 🕔Jumat 29 Mei 2020, 13:10 WIB
Mereka menjuluki spesies gurita laut dalam yang mereka temui ini dengan sebutan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya