Kamis 09 April 2020, 13:51 WIB

Kejagung Masih Teliti Berkas Kasus Korupsi Banjir Manado

Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum
Kejagung Masih Teliti Berkas Kasus Korupsi Banjir Manado

Antara/Adwit B Pramono
Warga melintasi banjir yang melanda kampung Mahawu, Manado, Sulawesi Utara.

 

TIM Jaksa Peneliti dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI masih meneliti berkas dugaan perkara tindak pidana korupsi dana hibah penanggulangan banjir di Kota Manado pada 2014.

Penyidikan terhadap dugaan perkara tindak pidana korupsi dana hibah penanggulangan banjir Kota Manado Tahun Anggaran 2014 dimulai pada 4 Desember 2018. Kasus itu menyeret Maxmilian Julius Tatahede beserta tiga tersangka lainnya. Pada awal Januari 2019, ditetapkan empat orang tersangka. Kemudian dilakukan penahan sejak 6 Januari 2020.

"Penyerahan Berkas Perkara Tahap I Pertama atas nama Maxmilian Julius Tatahede, Fence Salindeho, yang mana keduanya merupakan ASN Pemerintah Kota Manado. Dua orang lainnya atas nama Yenni Siti Rostaini dan Agus Yogo Handoto. Sekarang tengah diteliti secara maraton oleh Jaksa Peneliti," jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, dalam keterangan resmi, Kamis, (9/4).

Baca juga: Kejaksaan Agung Ringkus Dua Jaksa Pemeras

"Guna dapat segera ditentukan sikap apakah sudah lengkap atau belum lengkap dan perlu dilakukan tindakan hukum dan atau pemeriksaan tambahan lainnya," imbuh Hari.

Diketahui, dugaan perkara tindak pidana korupsi penanggulangan banjir di Kota Manado Tahun Anggaran 2014 adalah penyalahgunaan dana hibah pemerintah pusat sebesar Rp 200 miliar. Anggaran itu ditujukan untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pemukiman yang rusak akibat bencana banjir.

Selanjutnya, dana hibah dimasukan dalam postur anggaran Pemerintah Kota Menado tahun 2015. Penggunaan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pemukiman yang rusak awalnya untuk 2.000 rumah. Namun, pada kenyataannya hanya 1.000 rumah yang direhabilitasi dan direkonstruksi. Kuat dugaan terdapat penyelewengan dana hibah untuk bencana alam tersebut.(OL-11)

 

 

Baca Juga

Antara/Irwansyah Putra

Kemendagri Terbitkan Pedoman New Normal untuk ASN

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:38 WIB
Untuk menerapkan pedoman itu diperlukan persyaratan tertentu. Apabila syarat-syarat penting ini sudah dipenuhi baru bisa...
Antara/Yudhi Mahatma

KPK Ajak Publik Awasi Bansos Pandemi Covid-19

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:28 WIB
Keluhan atau laporan yang masuk ke JAGA Bansos, akan diterima KPK, kemudian diteruskan kepada pemerintah daerah...
ANTARA

Eks Napiter Berperan Penting Ciptakan Perdamaian

👤Antara 🕔Jumat 29 Mei 2020, 19:10 WIB
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar mengatakan para mantan narapidana kasus terorisme...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya