Kamis 09 April 2020, 13:16 WIB

Salurkan Bansos, Komisi VIII DPR Beri Pesan ke Kemensos

Ihfa Firdausya | Humaniora
Salurkan Bansos, Komisi VIII DPR Beri Pesan ke Kemensos

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Kemensos mendistribusikan 200 ribu paket sembako dan makanan siap saji untuk pekerja sektor informal di wilayah zona merah covid-19.

 

WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengimbau Kementerian Sosial (Kemensos) memperhatikan beberapa hal dalam penyaluran bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat miskin yang terdampak covid-19. Hal ini guna tercapainya ketepatan sasaran penerima Bansos.

Pertama, menurut Ace, harus dilakukan pemutakhiran data kembali untuk penerima bantuan perlindungan sosial.

"Harus dengan melibatkan Pemerintah Daerah, Kepala Desa atau Kelurahan dan Satgas Covid 19 di daerah dengan memperhatikan masukan Anggota Komisi VIII DPR RI sesuai dengan daerah pemilihannya masing-masing sebagai bentuk pengawasan," ungkapnya dalam keterangan resmi, kemarin (8/4).

Kedua, lanjutnya, bahwa dalam pembagian bantuan langsung tunai (BLT) dan program-program bantuan sosial lainnya, Kementerian Sosial harus memperhatikan protokol kesehatan covid-19.

"Terutama social atau physical distancing, agar tidak menimbulkan persebaran covid-19," jelasnya.

Baca juga: PDIP Soroti Pendataan Penerima Bansos dari Pemprov DKI

Ketiga, Ace berharap pencairan program Bantuan Perlindungan Sosial harus segera dilakukan sesegara mungkin dengan memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat dan momentum menghadapi mudik, bulan Ramadan, dan Idulfitri.

"Keempat, perlu adanya sinergi dan sinkronisasi program perlindungan sosial antara Kementerian Sosial dengan program bantuan sosial yang dilakukan Kementerian terkait, terutama Kementerian Desa, dan Pemerintah Daerah," tegasnya.

Secara umum, kata Ace, Komisi VIII DPR RI mendesak Kementerian Sosial RI untuk segera mencairkan berbagai program bantuan perlindungan sosial di tengah pandemi covid-19.

Antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) yang naik dari 9,2 juta keluarga menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat; Kartu Sembako yang dinaikkan dari 15,2 juta orang menjadi 20 juta penerima; dan pemberian Sembako di wilayah Jabodetabek serta usulan Bantuan Langsung Tunai untuk keluarga miskin dan rentan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). (A-2)

Baca Juga

Antara/M N Kanwa

Positif Covid-19, 49 Orang Masih Dirawat di Pulau Galang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 04 Juni 2020, 22:00 WIB
Aris mengatakan, tidak ada pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan...
Antara/Arif Firmansyah

Begini Skenario Pembelajaran di Sekolah saat Fase New Normal

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 04 Juni 2020, 21:53 WIB
Bagi daerah yang belum aman dari pandemi atau berada di zona kuning, oranye, dan merah tidak diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap...
Instagram @mediaindonesia

Masa PSBB Transisi, Kesadaran Bersama Masyarakat Jadi Kunci

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 04 Juni 2020, 21:09 WIB
"Di masa kenormalan baru adalah kita dituntut uuntuk tetap efektif tetapi sekaligus terhindar dari penularan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya