Kamis 09 April 2020, 09:06 WIB

Papua Tingkatkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19

Antara | Nusantara
Papua Tingkatkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19

ANTARA/Gusti Tanati
Seorang warga mencuci tangan di Furia Puskopad Kotaraja, Jayapura, Papua.

 

WAKIL Gubernur Papua Kleme Tingal mengatakan pihaknya meningkatkan status menjadi tanggap darurat setelah di daerah itu semakin banyak warga yang terpapar covid-19.

"Memang benar ada peningkatan status setelah rapat Forkopimda Papua, yang dilaksanakan pada Rabu (8/4) memutuskan meningkatkan status dari siaga menjadi tanggap darurat," katanya di Jayapura, Kamis (9/4).

Dalam rapat sebelumnya yang dipimpin Gubernur Papua Lukas Enembe, Kamis (24/3), status Papua adalah siaga darurat.

Rapat forkopimda yang dihadiri Ketua DPRP Papua John Banua Rouw, Ketua MRP Matius Murib, Waka Polda Brigjen Pol Johanes Marjuki, Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroiham, Dan Lanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Tri Bowo berlangsung di Gedung Negara Dok V Jayapura, Gubernur Papua menyatakan peningkatan status terkait penanganan covid-19.

Baca juga: Dampak Covid-19 Manajemen GLZoo Rumahkan Sebagian Karyawan

Dia mengatakan, dengan adanya peningkatan jumlah pasien positif covid-19 yang saat ini tercatat 45 orang maka disepakati status tanggap darurat ditetapkan dari 9 April hingga 6 Mei 2020.

Selain itu, pemerintah daerah setempat juga mengoptimalkan pencegahan dengan social distancing dan physical distancing yang diperluas dengan memperpanjang kebijakan belajar dan bekerja di rumah dari 14 April sampai dengan 23 April, kecuali untuk personel bidang kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, dan kebutuhan keseharian masyarakat.

"Memperpanjang pembatasan keluar masuk orang dari dan ke Papua mulai melalui penerbangan atau pelayaran komersial atau carteran, termasuk dari dan ke Animha, Meepago, Lapago, Saereri dan Mamta, kecuali logistik, bahan pokok, bahan bakar, logistik kesehatan, obat-obatan, tenaga medis, evakuasi pasien, sektor perbankan, pergantian kru pesawat dan emergensi keamanan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," katanya.

Ia juga mengatakan pihaknya membatasi waktu buka kegiatan perekonomian, baik di pasar maupun torseba atau mal dari pukul 06.00 hingga 14.00 WIT.

Pemerintah juga menutup semua jenis tempat wisata dan hiburan, kecuali fasilitas umum secara selektif. Diharapkan semua warga mematuhi semua aturan tersebut untuk keselamatan bersama.

Data dari tim Satgas Pencegahan dan Penanganan covid-19 Papua terungkap 45 orang positif terpapar virus korona jenis baru, lima orang di antaranya meninggal. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Selain Risma. Khofifah Juga Telepon Doni Monardo soal Mobil Lab

👤Henri Siagian 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:43 WIB
"Kami mengirim surat permohonan dukungan percepatan penegakan diagnosis covid-19. Di dalam surat, kami mengajukan permohonan 15 unit...
Antara

Mobil Lab Dipakai di Daerah Lain, Risma Mengadu ke Doni Monardo

👤Henri Siagian 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:22 WIB
Awalnya, kata dia, mobil itu digunakan untuk pasien di Asrama Haji dan Dupak Masigit. Mobil laboratorium yang mestinya di Asrama Haji pada...
Antara

Amankan Pasokan Beras, Percepat Musim Tanam Kedua

👤Palce Amalo 🕔Jumat 29 Mei 2020, 21:55 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan pihaknya melakukan gerakan percepatan tanam padi di lahan seluas 5,6 juta hektare...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya