Kamis 09 April 2020, 08:20 WIB

Pemkab Blora Optimistis Pembangunan Tetap Berjalan

Akhmad Safuan | Nusantara
Pemkab Blora Optimistis Pembangunan Tetap Berjalan

MI/Akhmad Safuan
Musrebang rencana kerja pemerintah daerah Kabupaten Blora 2020, Kamis (9/4/2020).

 

PEMKAB Blora tetap optimistis pembangunan yang sudah direncakan pada tahun 2020-2024 tetap bisa dilaksanakan, meskipun di tengah pandemi korona. Hal itu dikatakan oeh Bupati Bloram Djoko Nugroho dalam video conference Musrebang rencana kerja pemerintah daerah Kabupaten Blora 2020, Kamis (9/4).

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan rencana pembangunan di 2021 masih dalam proses pembahasan bersama dengan fokus pembangunan infrastruktur jalan. Salah satunya adalah rencana pembangunan jalan tembus Blora-Ngawi melalui Randublatung-Getas-Banjarejo (batas Ngawi), guna membuka akses wilayah Blora bagian selatan menuju akses tol Solo-Kertosono.

Selama ini warga yang ada di bagian selatan (Randublatung, Kedungtuban,Kradenan dan Jati), lanjut Djoko, ketika ingin ke Ngawi selalu berputar lewat Cepu dulu sehingga terlalu jauh. 

"Jika jalan tembus Randublatung ke Ngawi ini bisa dibangun, alangkah senangnya mereka, karena akses menuju pintu toll juga semakin dekat," imbuhnya.

Dengan jalur transportasi semakin dekat, ujar Djoko Nugroho, maka pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa berkembang lebih cepat. Apalagi di wilayah tersebut banyak menghasilkan komoditas hasil pertanian seperti jagung yang melimpah. Harga komoditas jagung di Blora dan selama ini anjlok karena aksesnya sulit. Pemkab Blora juga merencanakan pembangunan puskesmas serta pasar di wilayah Getas, sehingga diharapkan bisa meningkatkan harga produk pertanian.

Adapun jalan strategis kabupaten 2021, membutuhkan dana APBD sekitar Rp150 miliar. Yaitu kelanjutan peningkatan jalan Blora-Randublatung, jalan Jepon-Karang, jalan Kedungtuban-Galuk, jalan Mendenrejo-Ketuwan, jalan Ngraho-Ketuwan, jalan Banjarejo-Karangtalun, jalan Trembulrejo-Sonokidul, jalan Wulung-Klatak, jalan Seso-Jatirejo, jalan Bangkle-Pelem, dan jalan Karangtalun-Ngawen. Ditambah adanya beberapa proyek nasional berupa pembangunan double track jalur kereta api cepat Jakarta-Surabaya, pembangunan Bendung Gerak Karangnongko dan Bandara Ngloram.

baca juga: Dampak Covid-19 Manajemen GLZoo Rumahkan Sebagian Karyawan

"Meskipun saat ini sedang terjadi pandemi covid-19, saya optimistis tidak akan mengganggu rencana pembangunan tersebut. Termasuk rencana pembangunan jembatan Bengawan Solo di Medalem dari Luwihaji Ngraho oleh Pemkab Bojonegoro tahun 2020 ini," kata Djoko. (OL-3)

Baca Juga

MI/Lilik Dharmawan

Purbalingga belum akan Terapkan New Normal

👤Lilik Dharmawan 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:30 WIB
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan sampai sekarang kasus positif covid-19 di Purbalingga masih...
dok.medcom

Banjarmasin Urung Terapkan New Normal Covid-19

👤Denny S 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:25 WIB
TERUS bertambahnya angka penderita virus korona (Covid-19) membuat Pemerintah Kota Banjarmasin mengurungkan penerapan kebijakan new...
Dok. MI

Pascalebaran, Lebih 600 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Sumatra

👤Hilda Julaika/Rudi Kurniawansyah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:18 WIB
Hutama Karya mencatat volume kendaraan yang melintasi ruas Tol Trans Sumatra dari H-7 hingga sepekan pascalebaran mengalami penurunan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya