Rabu 08 April 2020, 21:30 WIB

Transformasi Digital, PLN Gandeng Microsoft

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi
Transformasi  Digital, PLN Gandeng Microsoft

Dok.PLN
Penandantangan MoU antara PLN dan Microsoft Indonesia

 

PLN  menggandeng perusahaan teknologi Microsoft dalam  menjalankan program tranformasi digital. 


Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan,  sebagai  perusahaan yang bergerak di bidang energi, PLN memerlukan transformasi digital dalam proses bisnisnya, mulai dari sisi pembangkitan sampai dengan pelayanan pelanggan. Microsoft adalah partner strategis yang tepat.

“PLN itu mengaliri listrik dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote. Aset kami tersebar dan jumlah pelanggan kami lebih kurang 75 juta, sehingga transformasi digital menjadi suatu keharusan,” kata Zulkifli. 

Kemitraan ini juga bertujuan meningkatkan kinerja layanan PLN kepada pelanggan dan masyarakat.

Kerja sama ditandai dengan penandatangan  nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dengan Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izme. Kegiatan itu  disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi  Sadikin dan Presiden Microsoft Asia Pasifik Andrea Della Mattea.

Dalam nota kesepahaman itu, Microsoft akan menyediakan solusi teknologi digital yang paling dibutuhkan oleh PLN dalam memodernisasi data, melakukan analisis, dan membangun sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam ekosistem PLN untuk menciptakan sistem Smart Utilities yang akan meningkatkan kapasitas dan kemampuan PLN dalam melayani pelanggan.

Selain itu, kerja sama juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital dan konsep kerja modern di lingkungan PLN sehingga menghasilkan budaya kerja dengan kinerja yang tinggi dan terukur. Termasuk di dalamnya adalah memodernisasi infrastruktur dan aplikasi yang digunakan di lingkungan PLN.

Nota Kesepahaman antara PLN dengan Microsoft bersifat tidak mengikat dan tidak menimbulkan kewajiban hukum pada kedua belah pihak, dan biaya yang timbul atas kerja sama ini ditanggung oleh masing-masing pihak.

“Kami juga menyepakati perjanjian kerahasiaan data di masing-masing dari kami, sehingga perjanjian ini dapat melindungi masing-masing pihak dan sekaligus melindungi data-data pelanggan dari risiko-risiko tidak diinginkan yang merugikan PLN maupun pelanggan,” pungkas Zulkifli.

Bagi Menteri BUMN Erick Thohir, pelaksanaan kerja sama itu dirasa sangat penting untuk memberikan pelayanan secara efesien.

"Dalam lima pilar BUMN yang telah kita sepakati salah satunya adalah teknologi. Denganadanya partnership PLN dengan Microsoft, kami berharap ini bisa menjadi breakthrough. Contoh efisiensi smart meter, smart grid distribution, juga di procurement," kata  Erick Thohir. (E-1)

Baca Juga

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Sambut Libur Panjang Pekan Depan, KAI Tambah Perjalanan KA

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 20:23 WIB
Pada Agustus 2020, KAI rata-rata mengoperasikan 53 KA Jarak Jauh per hari. Jumlah tersebut meningkat 55% dibanding Juli 2020 yaitu...
Dok. Pribadi

Petani di Jember Dilatih Terapkan Pertanian Cerdas Iklim

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 20:13 WIB
Penyuluh, dosen, guru, dan Widyaiswara, sepakat membangun SDM pertanian yang cerdas...
Dok Media Indonesia

Sido Muncul Kembangkan Usaha ke Hotel dan Mal di Semarang

👤Haryanto 🕔Kamis 13 Agustus 2020, 19:14 WIB
Bos Sido Muncul Irwan Hidayat tidak ingin melihat ekonomi Semarang dan Jateng terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya