Rabu 08 April 2020, 16:21 WIB

Bulan Ini, Penerima Manfaat PKH Dapat Dana Dua Kali Lipat

M. Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora
Bulan Ini, Penerima Manfaat PKH Dapat Dana Dua Kali Lipat

MI/Dede Susianti
Warga Antre pencairan dana PKH

 

PEMERINTAH telah menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp110 triliun dalam rangka pengamanan jaring sosial untuk menghadapi pandemi covid-19.

Di dalam pengaman jaring sosial itu, terdapat beberapa program bantuan yang ditambah besaran nilai dan penerima manfaatnya.

Salah satunya ialah Program Keluarga Harapan (PKH), anggarannya ditambah oleh bendahara negara sebesar Rp8,27 triliun yang semula hanya Rp29,13 triliun menjadi Rp37,4 triliun. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga ditambah 800 KPM menjadi 10 juta penerima.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menuturkan, kementerian sosial sebagai pemilik anggaran sudah bisa menyalurkan bantuan PKH tersebut menggunakan anggaran awal yang disediakan senilai Rp29,13 triliun. Khusus di bulan ini, penerima manfaat akan mendapatkan dana berganda. Itu dikarenakan ada penambahan dana bantuan yang diberikan pemerintah pada April 2020.

"Ini sudah bisa dilaksanakan oleh kemensos di April ini. Nanti dalam waktu dekat pagu ini akan diusulkan tambahan Rp8,27 triliun oleh kemensos. Jadi nanti totalnya sekitar Rp37,4 triliun. Manfaat yang diterima keluarga PKH ini juga dobel di kuartal kedua ini," ujar Askolani melalui video conference, Rabu (8/4).

Tambahan nilai dan jumlah penerima manfaat itu turut disertai dengan peningkatan kualitas bantuan yang diberikan. Itu dapat dilihat dari semua indeks penerima PKH yang akan mendapatkan tambahan dana.

Ibu hamil yang semula mendapatkan Rp3 juta per tahun naik menjadi Rp3,75 juta per tahun; anak usia sampai dengan 6 tahun dari Rp3 juta juga naik menjadi Rp3,75 juta per tahun; anak SD dari Rp900 ribu naik menjadi Rp1,2 juta per tahun.

Pun demikian dengan anak sekolah SMP dari Rp1,5 juta naik menjadi Rp.1,875 juta per tahun; anak SMA dari Rp2 juta menjadi Rp2,5 juta per tahun; disabilitas berat dari Rp2,4 juta menjadi Rp3 juta dan lansia dari Rp2,4 juta menjadi Rp3 juta.

"Jadi tidak hanya naik volumenya tapi juga kualitas bantuan yang diberikan juga naik," ujar Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Andin Hadiyanto di kesempatan yang sama.

Pun demikian dengan tambahan bantuan pada program Kartu Sembako yang nilainya dinaikkan Rp50 ribu menjadi Rp200 ribu untuk tiap penerima manfaat. Jumlah penerima manfaat ikut ditambah menjadi 20 juta penerima manfaat.

Dengan begitu sebanyak 20 juta penerima akan mendapatkan dana dari kartu sembako sebesar Rp200 ribu. Pemerintah juga menambah durasi penambahan nilai tersebut, yang semula 6 bulan menjadi 9 bulan.

Lebih lanjut, Andin menuturkan, di musim panen seperti saat ini, penambahan nilai dan jumlah penerima manfaat kartu sembako akan menghasilkan efek ganda.

"Ini akan berdampak ganda, karena di bulan bulan ini adalah musim panen. Sehingga pemberian tambahan nilai maupun jumlah itu sangat membantu petani-petani di dalam menjual produknya. Jadi masyarakat yang daya belinya berkurang mendapatkan tambahan dana, di sisi lain petani juga bisa menjual barangnya," pungkas Andin. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara/Hani Sofia

Ibadah Haji Ditiadakan, Pemerintah Harus Kembalikan Uang Jamaah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:35 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina meminta kepada pemerintah untuk mengembalikan uang haji warga yang gagal...
AFP

Penantian 20 Tahun Makin Panjang Karena Pelarangan Haji

👤Lina Herlina 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:24 WIB
Andi Surawati, 42, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut, lantaran di Soppeng, daftar tunggunya itu sekitar 20...
MI/Permana

Layanan SIM Keliling Belum Beroperasi

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:10 WIB
Layanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan menggunakan mobil keliling belum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya