Rabu 08 April 2020, 14:22 WIB

120 Karyawan Ramayana Depok Di-PHK, 180 Dirumahkan

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
120 Karyawan Ramayana Depok Di-PHK, 180 Dirumahkan

ramayana.co.id
Logo Rayamaya Department Store

 

RATUSAN pekerja Ramayana Departemen Store atau PT Ramayana Lestari Sentosa (RLS) di Kota Depok, Jawa Barat, terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai akibat pandemi virus korona atau covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), induk organisasi pekerja PT RLS di Kota Depok.

Baca juga: Satpol PP DKI Bakal Tindak Tempat Hiburan Buka di Tengah Covid-19

"Kami melakukan pendataan pekerja dan perusahaan yang telah mengenakan PHK pekerja. Hasilnya, 120 orang terkena PHK. Sisanya, 180 orang dirumahkan, " kata Ketua FSPMI Kota Depok Wido Pratikno, Rabu (8/4).

Pratikno menjelaskan pihaknya sebagai induk pekerja tengah berupaya untuk berunding dengan pihak manajemen perusahaan PT RLS.

Baca juga: Jeritan Pengemudi Ojek Daring di Tengah Pandemi

Pratikno menyesalkan pihak manajemen PT RLS karena mengeluarkan keputusan sepihak. "Mereka bukan mesin produksi yang setiap waktu bisa diberhentikan. Kami masih perjuangkan hak-hak mereka sebagi pekerja sesuai UU Nomor 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja," imbuhnya.

Baca juga: Vanessa Angel Kembali Diboyong ke Polres Jakbar

Manager Departemen Store PT RLS Kota Depok M. Nukmal Amdar, mengakui hal tersebut. Namun dia tak bisa banyak menjelaskan karena kewenangan di PT RLS pusat. "Dalam proses PHK akan dilakulan sesuai prosedur. Kami segera berkirim surat ke Dinas Tenaga Kerja Kota Depok soal ini," kata dia.

Nukmal menjelaskan, proses PHK dilakukan sesusi arahan manajemen di pusat.

Ia merinci jumlah total pekerja PT RLS Kota Depok 300 orang. "Karena virus korona, kita enggak ada harapan lagi untuk melanjutkan aktivitas. Akhirnya pihak manajemen menutup perusahaan," terangnya.

Jujur dia mengakui, PHK ini sangat erat kaitan dengan dampak virus covid-19. Karena bisnis yang digelutinya sangat bergantung pada penjualan.

"Namun jika kembali normal dalam waktu dekat. Kemungkinan pihak perusahaan akan melakukan perekrutan kembali," pungkasnya. (X-15)

 

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB
DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang...
AFP

Kasus Baru Positif Korona di Jakarta Bertambah 1.015 Orang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 21:00 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 63 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.559...
Antara/Akbar Nugroho

DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 20:43 WIB
Bangkitnya sektor pariwisata bisa meningkatkan pertumbuhan pajak hotel dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya