Rabu 08 April 2020, 12:46 WIB

11 Provinsi akan Dapat Unit PCR untuk Uji Covid-19

Antara | Humaniora
11 Provinsi akan Dapat Unit PCR untuk Uji Covid-19

ANTARA/M Risyal Hidayat
Seorang dokter menunjukkan alat tes swab virus korona berupa PCR diagnostic kit di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Jakarta.

 

PEMERINTAH Indonesia sudah memiliki 20 unit alat tes laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang baru didatangkan dari Roche, Swiss. Selanjutnya, alat-alat itu akan didistribusikan ke-11 provinsi sebagai upaya percepatan penanganan covid-19.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga mengatakan ke-11 provinsi yang akan mendapatkan alat tes itu, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.

"Ini kita akan kirim secepatnya. Moga-moga setelah diinstal dalam tempo dua pekan diharapkan sudah sampai, kalau rumah sakit tersebut punya tempat namanya negatif pressure, lab tersebut sudah bisa digunakan," katanya dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (8/4).

Baca juga: Penanganan Covid-19, Kemenkeu Salurkan Rp 3,3 Triliun ke BNPB

Pemerintah telah mendatangkan 20 alat PCR yang terdiri atas dua buah RNA Extractor Automatic dan 18 Detector PCR yang bisa melakukan tes hingga 10 ribu per harinya.

Arya mengatakan kedua alat ini memiliki kemampuan tes yang berbeda. RNA Extractor bisa mengetahui hasil tes RNA hingga 1.000 per hari, sementara Detector PCR memiliki kapasitas 500 tes per hari.

Apabila semua alat tes telah terinstal, dalam satu hari bisa mengetahui hasil tes 9.000 hingga 10.000.

Menurut hitung-hitungannya, jika dalam satu hari bisa dilakukan 5.000 hingga 10.000 tes, maka dalam sebulan bisa mencapai 300.000 tes.

Dengan kapasitas tes bisa mencapai 10.000 per hari, menurut Arya, akan semakin cepat pula pemerintah mendata jumlah orang yang terinfeksi virus
korona, untuk kemudian menentukan langkah antisipasi selanjutnya.

Pemeriksaan menggunakan teknik PCR merupakan salah satu tes untuk mendeteksi virus korona. Pemeriksaan dilakukan dengan cara pengumpulan usap (swab) dari saluran pernapasan atas, yakni bagian hidung, mulut dan tenggorokan.

Sampel berupa swab dari hidung, mulut, dan tenggorokan itu ditujukan untuk memastikan orang-orang yang positif covid-19 dari hasil rapid test. (OL-1)

Baca Juga

Ilustrasi/pexels/Medcom.id

Indonesia dan WHO Teliti Tingkat Infeksi Covid-19

👤Ata/X-10 🕔Jumat 03 Juli 2020, 04:44 WIB
Penelitian ini akan mempelajari secara komprehensif tingkat infeksi, kejadian infeksi ringan dan tanpa gejala, serta proporsi antibodi...
ANTARA/NYOMAN HENDRA WIBOWO

Positivity Rate RI masih di Atas Standar WHO

👤Fer/X-7 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:59 WIB
Secara nasional positivity rate Indonesia mencapai 12%, atau masih di atas standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia WHO yang...
Instagram @hannahalrashid

Hannah Al Rashid Desak RUU PKS Segera Disahkan

👤MI 🕔Jumat 03 Juli 2020, 02:55 WIB
AKTRIS Hannah Al Rashid, 34, meluapkan kekesalannya di media sosial karena keputusan Komisi VII DPR yang mengeluarkan Rancangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya