Rabu 08 April 2020, 01:15 WIB

Rusia Tuding Trump Ingin Caplok Planet Lain

Rusia Tuding Trump Ingin Caplok Planet Lain

AFP
Donald Trump

 

BADAN antariksa Rusia, Roscosmos, menuduh Presiden AS Donald Trump menciptakan landasan untuk mengambil alih planet.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan perintah eksekutif yang menguraikan kebijakan AS tentang penambangan komersial di luar angkasa.

Perintah eksekutif, yang Roscosmos katakan merusak ruang lingkup kerja sama internasional di luar angkasa, ditandatangani pada hari Senin (6/4).

Dikatakan Amerika Serikat akan berusaha untuk merundingkan "pernyataan bersama dan pengaturan bilateral dan multilateral dengan negara-negara asing mengenai operasi yang aman dan berkelanjutan untuk pemulihan publik dan swasta dan penggunaan sumber daya ruang".

Warga AS juga harus memiliki hak untuk terlibat dalam aktivitas semacam itu. Padahal, Rusia menilai ruang angkasa adalah domain aktivitas manusia yang unik secara hukum dan fisik, dan AS tidak melihatnya sebagai milik bersama global.

Roscosmos mengatakan bahwa perintah itu membuat AS berselisih dengan gagasan ruang milik semua umat manusia.

"Upaya untuk mengambil alih ruang angkasa dan rencana agresif untuk benar-benar merebut wilayah planet lain, hampir tidak mengatur negara-negara (di jalur untuk) kerja sama yang bermanfaat," menurut pernyataan Roscosmos yang dirilis Selasa (7/4).

Hubungan antara Rusia dan AS berada di posisi terendah pasca-perang dingin, tetapi kerja sama antariksa terus berlanjut meskipun ada berbagai perbedaan mulai dari Ukraina hingga tuduhan campur tangan dalam pemilu.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa segala upaya untuk memprivatisasi ruang dalam satu bentuk atau lainnya tidak dapat diterima. (OL-8).

Baca Juga

AFP/Dave Chan

Kanada Tolak Undang Rusia dalam KTT G7

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:15 WIB
Rusia dikeluarkan dari G7 setelah menginvasi Crimea beberapa tahun yang...
AFP/Roslan Rahman

Sekolah Kembali Dibuka di Singapura,Tiap Murid Wajib Periksa Suhu

👤Deri Dahuri 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:12 WIB
Kini kasus Covid-19 di ‘Negeri Singa’ itu tercatat lebih dari 35 ribu kasus. Namun negara yang berada di kawasan Asia Tenggara...
AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV

Rusia Perlonggar Lockdown Meski Ada 9.000 Kasus Covid-19 Sehari

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 02 Juni 2020, 14:05 WIB
Penduduk Moskow antusias berolahraga, berjalan-jalan, dan berbelanja pada Senin (1/6), ketika kota itu memperlonggar lockdown yang ketat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya