Selasa 07 April 2020, 20:57 WIB

Kemenag Yogyakarta Siapkan Panduan Ibadah dari Rumah saat Ramadan

Antara | Nusantara
Kemenag Yogyakarta Siapkan Panduan Ibadah dari Rumah saat Ramadan

ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO
Tugu Yogyakarta

 

KANTOR Kementerian Agama Kota Yogyakarta siap melakukan sosialisasi mengenai Surat Edaran Kementerian Agama terkait panduan ibadah saat Ramadan dan Idul Fitri di tengah pandemi wabah Covid-19, yaitu menjalankan ibadah dari rumah.

“Situasinya masih seperti ini sehingga kegiatan ibadah dijalankan dari rumah. Termasuk berbagai ibadah yang menyertai Ramadhan hingga nanti saat Idul Fitri,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta Nur Abadi di Yogyakarta, Selasa (7/4).

Menurut dia, Kantor Kementerian Agama akan menyosialisasikan Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 6 Tahun 2020 tersebut ke sejumlah takmir masjid dan ke masyarakat melalui penyuluh-penyuluh agama yang ada di kecamatan.

Nur mengatakan, masyarakat tidak perlu merasa khawatir jika ibadah Ramadan yang dilakukannya tidak afdal atau tidak sah karena hanya dilakukan di rumah bersama keluarga dan tidak dilakukan di masjid seperti Ramadan sebelumnya.

“Meskipun dilakukan di rumah, ibadah Ramadan tetap sah karena memang kondisinya masih seperti ini, ada wabah Covid-19 yang perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.

Pemerintah, lanjut dia, juga sudah mengeluarkan berbagai aturan agar mata rantai penyebaran wabah Covid-19 ini bisa segera diputus, yaitu dengan melakukan physical distancing atau jaga jarak.

“Sifat dari edaran ini adalah mendorong agar masyarakat saling menjaga supaya wabah ini bisa segera diatasi. Kalau ada kerumunan maka dikhawatirkan virus bisa tersebar dengan mudah ke banyak orang sekaligus,” katanya.

Nur menambahkan, surat edaran dari Kementerian Agama tersebut juga sejalan dengan imbauan dari berbagai organisasi Islam besar yang ada di Indonesia seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang mengimbau untuk menjalankan ibadah Ramadan dari rumah.

“Tidak hanya salat tarawih saja yang dilakukan di rumah, tetapi berbagai kegiatan lain seperti buka bersama pun sebaiknya tidak dilakukan karena berpotensi mengundang orang dalam jumlah banyak,” katanya.

Sedangkan untuk salat Idul Fitri yang biasanya digelar di masjid atau lapangan, Nur juga menyebut, bisa dilaksanakan di rumah bersama keluarga secara berjamaah.

“Ibadah tersebut termasuk sunah. Jika kondisinya masih mengkhawatirkan, maka bisa dilakukan di rumah secara berjamaah. Nilainya pun masih sama,” katanya.

Ia pun mengimbau agar berbagai kegiatan seperti syawalan yang menjadi budaya bagi masyarakat Indonesia bisa ditunda terlebih dulu dan mengganti silaturahmi tatap muka dengan metode lain seperti telepon atau video call. (OL-12)

Baca Juga

Antara

Tempat Penjual Daging Ilegal di Labuanbajo Disegel

👤John Lewar 🕔Jumat 29 Mei 2020, 18:05 WIB
DINAS Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur,di Labuanbajo menyegel beberapa lokasi...
Antara

Khofifah Minta Risma Sinergi Tanggani Covid-19 di Surabaya

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:55 WIB
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Wali Kota Surabaya Risma, untuk saling sinergi guna menekan angka jumlah positif...
MI/Ramdani

Sumsel Alihkan Anggaran Untuk Insentif Nakes Covid-19

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:35 WIB
PEMPROV Sumsel memangkas anggaran untuk dialihkan sebagai insentif tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang berada di garda terdepan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya