Selasa 07 April 2020, 19:58 WIB

Kemen PUPR Realokasikan Rp24,53 triliun untuk Lawan Korona

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi
Kemen PUPR Realokasikan Rp24,53 triliun untuk Lawan Korona

Antara
Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau RS Darurat Penanganan Covid-19 di Pulau Galang, Rabu (1/4).

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan realokasi anggaran Rp24,53 triliun untuk membantu menghambat penyebaran virus korona (covid-19) sesuai yang ditugasi Kementerian Keuangan.

"Kami ditugaskan oleh Kementerian Keuangan untuk merealokasikan anggaran sebesar Rp24,53 triliun," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam video conference, Selasa (7/4).

Penugasan itu pun telah tertuang dalam Inpres No.4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ia mengatakan dana itu diambil dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian PUPR Tahun 2020 sebesar Rp120 triliun dari beberapa sumber.

Pertama, dari optimalisasi kegiatan nonfisik yang masih bisa ditunda atau dihemat, didrop atau ditunda tahun depan. Kedua, dari pembatalan paket-paket kontraktual yang belum dilelang.

"Ketiga, berasal dari rekomposisi alokasi anggaran 2020 pada paket kegiatan tahun jamak," kata Basuki.

Keempat, mengubah paket-paket kontrak tahunan (single years) Tahun Anggaran 2020 menjadi paket-paket tahun jamak, termasuk paket kontraktual dengan nilai di bawah Rp100 miliar serta optimalisasi kegiatan nonfisik yang bisa ditunda atau dihemat.

Total jumlah realokasi Rp24,53 triliun itu, kata Basuki, terdiri dari Rp8,8 triliun realokasi dari Ditjen Bina Marga, Rp4,3 triliun dari Ditjen Cipta Karya, Rp9,5 triliun dari Ditjen SDA, dan Rp1,7 triliun dari Ditjen Penyediaan Perumahan. (E-3)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kebijakan New Normal Dongkrak Kesejahteraan Petani Kembali

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:25 WIB
Faktor yang memengaruhi petani yakni harga produk pertanian mengalami tekanan diakibatkan oleh panen raya musim tanam...
DOK KEMENTAN

Di Masa Pandemi, Produksi dan Distribusi Pertanian Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:18 WIB
Diperkirakan stok beras akhir Juni 2020 adalah 6,84 juta...
DOK KEMENTAN

Program Kementan Dinilai Efektif, Ekspor Pertanian Terus Tumbuh

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:03 WIB
Terjadinya ekspor karena produksi pangan surplus sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun juga pangan petani Indonesia...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya