Selasa 07 April 2020, 20:05 WIB

Keputusan Soal Penyelenggaraan PON 2020 jangan Gegabah

Akmal Fauzi | Olahraga
Keputusan Soal Penyelenggaraan PON 2020 jangan Gegabah

ANTARA/Gusti Tanati
Venue Aquatic PON XX Papua di Kampung Harapan, Sentani, Papua. Pembangunan venue Aquatic PON XX Papua mencapai lebih dari 80 persen.

KETUA KONI Daerah Istimewa Yogyakarta Djoko Pekik meminta kepada Kemenpora, PB PON dan KONI Pusat untuk tidak gegabah dalam memutuskan keberlangsungan PON 2020 Papua. Jika hingga Juli wabah Covid-19 belum mereda, Djoko meminta pemerintah menunda PON 2020 Papua hingga tahun depan.

“Tetapi untuk sekarang ini tahapan PON 2020 biar tetap berjalan sesuai agenda yang disusun hingga 19 Juli 2020 untuk tahapan entry by name (atlet),” jelasnya, Selasa (7/4).

Djoko menambahkan, jika PON 2020 mundur, pemerintah perlu mempertimbangkan beberapa hal terutama soal anggaran. “Kalau mundur tahun depan jangan Januari karena APBN dan APBD belum siap. Atau jangan terlalu jauh seperti Juli karena memberatkan anggaran daerah terutama untuk pemusatan pelatihan daerah,” tegasnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Djamhuron P Wibowo mengatakan para atlet ibu kota yang akan berlaga di PON saat ini masih melakukan latihan di tempat masing-masing. Dia menyerahkan sepenuhnya keputusan keberlangsungan PON ke pemerintah pusat.

“Kami serahkan semua ke pemerintah. Bagi kami sekarang masih sesuai jadwal dan atlet masih latihan di tempat masing-masing,” jelasnya. (R-1)

Baca Juga

AFP

Connor McGregor Terima Tantangan Anderson Silva

👤Widhoroso 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 07:15 WIB
Dalam dua panampilan terakhirnya di UFC, Silva menelan kekalahan yaitu dari Jared Cannonier dan Israel...
AFP

Federer Gantikan Messi sebagai Atlet Dengan Pendapatan Terbesar

👤Antara 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:50 WIB
Federer, pemenang 20 gelar grand slam itu dilaporkan memperoleh US$106,3 juta dalam 12 bulan terakhir, termasuk di antaranya US$100 juta...
AFP

Efek Korona, Federer Atlet Terkaya 2020

👤Ant 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 02:31 WIB
"Pandemi virus korona memicu pemotongan gaji bagi bintang sepak bola Messi dan Ronaldo, membuka jalan bagi pemain tenis naik peringkat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya