Selasa 07 April 2020, 16:39 WIB

Nasabah Jiwasraya SP Tagih Lagi Klaim Usai Pandemi

Hilda Julaika | Ekonomi
Nasabah Jiwasraya SP Tagih Lagi Klaim Usai Pandemi

ANTARA
Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

 

NASABAH Jiwasraya Saving Plan (SP) akan kembali bergerak untuk menagih hak pencairan dana mereka usai pandemi covid-19 berakhir. Pada akhir Maret lalu PT Asuransi Jiwasraya Persero sudah melakukan pencairan bagi nasabah mereka sebesar Rp47 miliar namun hanya untuk nasabah tradisional.

“Kami akan bergerak setelah selesai masalah covid-19 ini. Termasuk mempertanyakan bagaimana skema pembayaran nasabah SP dan tanggal pasti pembayarannya,” ujar perwakilan nasabah Jiwasraya SP, Machril, kepada Media Indonesia, Selasa (7/4).

Menurut Machril, Menteri BUMN Erick Thohir telah menyebutkan permulaan pencairan klaim nasabah Jiwasraya akan dimulai akhir Maret, tanpa spesifik menyebut salah satu jenis nasabah saja. Oleh karena itu, para nasabah SP ini merasa kecewa berat dengan kejadian tidak cairnya hak mereka pada akhir Maret kemarin.

Pihkanya menyebut para nasabah SP sejauh ini belum pernah diajak berembuk terkait masalah klaim nasabah ini. Machril mengatakan para nasabah Jiwasraya SP adalah investor yang bekerja sama dengan pemerintah di sektor finansial atau keuangan ini. Namun, justru belum pernah dilibatkan dalam pembicaraan apapun.

“Nasabah SP sama sekali tidak pernah diajak bicara atau diundang ke tempat nya. Kami ini investor yang bekerja sama usaha pemerintah di sektor finansial/keuangan. Yang kami tahu, mereka Jiwasraya, Kementerian BUMN, dan Kemenkeu tengah membahas soal skemanya saat ini,” imbuhnya.

Pihaknya pun memastikan setelah pandemi covid-19 ini berkahir akan berinisiatif untuk membuka pembicaraan kepada kementerian dan Jiwasraya. Selain,  kata Machril, pihaknya ingin menagih kepastian skema dan tanggal pasti pembayaran polis nasabah SP. Pihaknya pun ingin mengutarakan seharusnya mitra bank Jiwasraya bisa menjadi sumber talangan pembayaran nasabah SP.

“Harusnya mitra bank bisa menjadi sumber talangan pembayaran nasabah SP karena holding sudah menghimpun dana dari anggota holding. Uang yang dihimpun kisaran Rp60 triliun,” tandasnya. (E-3)

Baca Juga

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian/Tim Riset MI-NRC

89 Proyek Penggerak Ekonomi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:24 WIB
Selama 2020-2024, proyek strategis nasional ditargetkan bisa menyerap 4 juta tenaga kerja setiap...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj.

Sensus Penduduk Daring Berakhir

👤(Mir/E-3) 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:30 WIB
BADAN Pusat Statistik (BPS) menutup sensus penduduk daring tadi malam pukul 23.59 WIB. Hingga kemarin siang, sensus yang dimulai sejak 15...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Pasar Optimistis Prospek Ekonomi ke Depan

👤HILDA JULAIKA 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:20 WIB
RENCANA pembukaan kembali sejumlah aktivitas perekonomian dan terjaganya stabilitas sistem keuangan Indonesia menimbulkan optimisme...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya