Selasa 07 April 2020, 05:41 WIB

Pemerintah Terima Bantuan 80 Ton Alat Kesehatan

Atalya Puspa | Humaniora
Pemerintah Terima Bantuan 80 Ton Alat Kesehatan

ANTARA/M Risyal Hidayat
Ilustrasi--alat kesehatan

 

PEMERINTAH menerima bantuan 80 ton alat kesehatan untuk penanganan covid-19 dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi bersama Sekretaris Utama BNPB Harmensyah menerima secara simbolis bantuan tersebut.

Bantuan itu terdiri dari 100 unit alat bantu pernapasan (ventilator), 75 ribu alat pelindung diri (APD), 75 ribu kaca mata pelindung, dan 20 ribu masker N95.

Oscar mengatakan bantuan tersebut sangat bermakna karena menjadikan tenaga medis dan tenaga kesehatan aman saat merawat pasien covid-19.

Baca juga: 100 Ribu APD Didatangkan Tanoto Foundation

“Kami dari Kemenkes mengucapkan terima kasih atas semua kemurahan hati, bantuan donasi yang diberikan. Ini amat sangat bermakna sekali dalam penyelesaian masalah Covid-19," kata Oscar dalam keterangan resmi, Senin (6/4).

Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto, selaku koordinator donasi, mengatakan pihaknya berharap bantuan yang langsung diberikan dalam bentuk barang itu akan membuat tenaga kesehatan bisa dengan cepat mendapatkan kebutuhannya di lapangan.

“Tenaga medis dan jajaran pelayanan publik adalah lini terdepan penanganan virus yang penyebarannya cepat ini. Itu sebabnya donasi lintas perusahaan berbentuk peralatan, yang kami prioritaskan untuk membantu mereka,” katanya.

Selanjutnya, terkait pengalokasiannya menjadi kewenangan BNPB dan Kementerian Kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir mendampingi Sekretaris Jenderal, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Budi Sylvana, Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Ditjen Yankes Andi Saguni, Kepala Biro Keuangan dan BMN Setjen Setyo Budi Hartono. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA Jatim/HO/WI

Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Jurnalis Selama Normal Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 00:24 WIB
Empat pilar jurnalistik harus dijaga, karena apabila terdapat pilar yang terganggu, kualitas kemerdekaan pers akan...
Shutterstock.com

Mengapa Anda Merasa Lelah Walau Hanya di Rumah?

👤Kumara Anggita 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 00:20 WIB
PANDEMI covid-19 membuat kita harus berdiam di rumah agar risiko terpapar virus...
Dok. Istimewa

Penerapan New Normal Harus Dilakukan Hati-Hati

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 00:00 WIB
New normal diberlakukan secara bertahap dimulai dari daerah yang sudah mulai menunjukkan kurva kasus covid-19 melandai dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya