Selasa 07 April 2020, 05:15 WIB

Investor Lirik Emas untuk Minimalisasi Dampak Krisis Ekonomi

Ant | Ekonomi
Investor Lirik Emas untuk Minimalisasi Dampak Krisis Ekonomi

AFP
Emas batangan

 

EMAS berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tajam pada akhir perdagangan Senin waktu setempat. 

Pasalnya, para investor memindahkan aset-aset mereka ke logam mulia guna melindungi dampak ekonomi dari covid-19.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni melonjak 48,2 dolar AS atau 2,93%, menjadi ditutup pada 1.693,9 dolar AS per ounce. Emas berjangka naik 8,00 dolar AS atau 0,49 persen menjadi pada 1.645,7 dolar AS per ounce pada akhir pekan lalu.

Emas menjadi pilihan investor karena mereka khawatir bahwa dana talangan pemerintah dan suku bunga rendah akibat Covid-19 akan menyebabkan masalah inflasi.

Permintaan kontra-inflasi di kalangan investor begitu tinggi sehingga penguatan dalam dolar AS dan ekuitas AS tidak cukup mengimbangi momentum kenaikan yang ditimbulkan oleh kekhawatiran inflasi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,09 poin atau 0,09 persen ke level 100,67 pada pukul 17.50 GMT. Sementara indeks Dow Jones Industrial Average naik 1.245,42 poin atau 5,92 persen ke level 22.297,95 pada pukul 18.00 GMT.

"Permintaan fisik terus mendominasi dan mendukung harga emas harga. Sejumlah besar stimulus secara efektif mendilusi mata uang sehingga permintaan emas datang dari segala arah," kata Phil Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago, seperti dikutip oleh Reuters.

Dolar AS berhenti menguat terhadap sebagian besar mata uang tetapi melanjutkan kenaikannya terhadap yen seiring laju kematian dari virus corona di Eropa yang melambat sementara kematian sejumlah di Asia mengalami percepatan.

Jepang akan memberlakukan keadaan darurat di Tokyo dan enam prefektur lainnya pada Selasa untuk menahan virus corona, sementara pemerintah menyiapkan paket stimulus 990 miliar dolar AS untuk melunakkan pukulan terhadap ekonomi.

Pandemi telah menginfeksi lebih dari 1.250.000 orang di seluruh dunia, dengan lebih dari 68.400 kematian, menurut penghitungan Reuters.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 67,5 sen atau 4,66% menjadi ditutup pada 15,169 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 13,9 dolar AS atau 1,94%, menjadi menetap pada 732 dolar AS per ounce. (OL-8).

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Cegah Penduduk Miskin Bertambah, Ekonomi Harus Berputar Kembali

👤M Ilham Ramadhan 🕔Kamis 04 Juni 2020, 08:05 WIB
Satu-satunya jalan terbaik yang dapat dilakukan hanyalah kembali menggerakkan aktivitas manusia agar perekonomian...
Antara/Aprilio Akbar

BI Beri Bunga 1,5% untuk Penempatan GWM Perbankan

👤Antara 🕔Kamis 04 Juni 2020, 07:00 WIB
Pemberian bunga jasa kepada bank itu sebagai bentuk berbagi beban atau sharing the pain kepada pelaku ekonomi lainnya di tengah situasi...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kepercayaan Investor makin Kukuh

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:20 WIB
Rupiah bergerak menguat mendekati level 14.000 per US$ dan indeks harga saham gabungan (IHSG) menuju level psikologis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya