Selasa 07 April 2020, 06:05 WIB

Serangan Virus di AS Bisa Serupai Momen Pearl Harbor

Nur Aivanni | Internasional
Serangan Virus di AS Bisa Serupai Momen Pearl Harbor

AFP

 

GUBERNUR Amerika Serikat (AS), pada Minggu (5/4), meminta adanya strategi nasional melawan virus korona (covid-19) kepada Gedung Putih, yang menyebar dengan cepat ketika jumlah kematian melonjak, dan otoritas kesehatan pun memperingatkan bahwa minggu mendatang bisa menyerupai ‘momen Pearl Harbor’.

Jumlah korban tewas akibat covid-19 di AS merayap menuju angka 10.000 ketika pusat pandemi di New York merenggut ratusan nyawa, yang hilang dalam sehari, dan rumah sakit bersiap dengan kedatangan pasien baru yang terinfeksi. Anthony Fauci, ilmuwan senior Amerika yang memerangi pandemi di Amerika Serikat, memperingatkan peningkatan yang mengancam dengan mengatakan bahwa orang Amerika harus bersiap menghadapi 'minggu yang buruk’.

“Saya tidak akan mengatakan kita mengendalikannya,” kata Fauci kepada CBS, seperti dikutip dari AFP, Minggu (5/4). “Itu akan menjadi pernyataan yang salah,” tambahnya.

Ahli Bedah AS, Jerome Adams, bahkan menyampaikan peringatan yang lebih mengerikan. “Terus terang, ini akan menjadi minggu paling sulit dan paling menyedihkan dalam kehidupan kebanyakan orang Amerika,” katanya kepada Fox News.

“Ini akan menjadi momen Pearl Harbor kita, momen 9/11 kita, hanya itu tidak akan dilokalisasi,” tambahnya. Adams mengatakan orang Amerika harus terus berlatih untuk menjaga jarak sosial dan tetap berada di rumah, setidaknya dalam kurun waktu 30 hari.

Gubernur New York, Andrew Cuomo, mengatakan jumlah korban kematian akibat virus korona di negara bagian yang paling terdampak itu naik menjadi 4.159. Angka tersebut naik dari 3.565 sehari sebelumnya. Itu ialah pertama kalinya jumlah korban meninggal hari demi hari turun. Pada Sabtu, jumlah kematian mencapai 630 dalam 24 jam. Namun, Cuomo mengatakan bahwa terlalu dini untuk mengatakan apakah kasus virus korona akan turun dengan cepat setelah puncaknya atau menurun perlahan.

“Kami tidak akan tahu selama beberapa hari ke depan apakah naik atau turun,” kata Cuomo. Saat ini, di negara bagian AS tersebut melaporkan ada 122.031 infeksi yang dikonfirmasi.

Sementara itu, gubernur negara bagian lainnya menyuarakan kekhawatiran bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump belum menawarkan rencana kebijakan yang terpadu. Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer, mengatakan tidak adanya strategi nasional dalam memerangi epidemi virus korona di AS akan menciptakan situasi yang lebih buruk. “Covid-19 akan berlangsung lebih lama dan lebih banyak orang akan sakit,” katanya di Fox News.

“Lebih banyak nyawa mungkin hilang. Kita bukan musuh satu sama lain,” tambahnya.


Pelonggaran pembatasan

Di sisi lain, pejabat Italia mengatakan, pada Minggu (5/4), mereka mungkin harus segera mempertimbangkan mengenai pelonggaran pembatasan setelahmelihat angka kematian harian akibat virus korona turun ke level terendah dalam lebih dari dua minggu.

Dikutip dari Channel News Asia, kemarin, 525 kematian covid-19 resmi yang dilaporkan layanan perlindungan sipil ialah angka korban tewas terendah negara itu sejak 427 kematian yang dicatat pada 19 Maret.
Angka tersebut juga mewakili penurunan 23% dari 681 kematian yang dilaporkan pada Sabtu (4/4). Saat ini, ada 15.887 orang meninggal akibat virus korona di Italia.

“Kurva telah mulai menurun dan jumlah kematian sudah mulai menurun,” kata Direktur Lembaga Kesehatan Nasional ISS Italia, Silvio Brusaferro. “Jika data ini dikonfirmasi (dalam beberapa hari mendatang), kita harus mulai berpikir tentang fase 2,” katanya,
mengacu pada pelonggaran karantina wilayah atau lockdown.

Lebih lanjut, pejabat juga melaporkan pada Minggu adanya penurunan pertama dalam jumlah pasien covid-19 yang tidak kritis, yang menerima perawatan rumah sakit, di 22 wilayah negara itu. Angka itu turun dari 29.010 pada Sabtu menjadi 28.949 pada Minggu. Jumlah pasien dalam kondisi kritis pun turun dari 3.994 pada Sabtu menjadi 3.977 pada Minggu, penurunan berturutturut kedua. (CNA/AFP/I-1)

Baca Juga

AFP/Dave Chan

Kanada Tolak Undang Rusia dalam KTT G7

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:15 WIB
Rusia dikeluarkan dari G7 setelah menginvasi Crimea beberapa tahun yang...
AFP/Roslan Rahman

Sekolah Kembali Dibuka di Singapura,Tiap Murid Wajib Periksa Suhu

👤Deri Dahuri 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:12 WIB
Kini kasus Covid-19 di ‘Negeri Singa’ itu tercatat lebih dari 35 ribu kasus. Namun negara yang berada di kawasan Asia Tenggara...
AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV

Rusia Perlonggar Lockdown Meski Ada 9.000 Kasus Covid-19 Sehari

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Selasa 02 Juni 2020, 14:05 WIB
Penduduk Moskow antusias berolahraga, berjalan-jalan, dan berbelanja pada Senin (1/6), ketika kota itu memperlonggar lockdown yang ketat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya