Senin 06 April 2020, 17:10 WIB

Hasil Rapid Test di Sukoharjo 89 Negatif, 6 Positif Covid-19

Widjajadi | Nusantara
Hasil Rapid Test di Sukoharjo 89 Negatif, 6 Positif Covid-19

MI/Widjajadi
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Sukoharjo ungkap hasil rapid test

 

TIM Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, memastikan enam warganya positif virus korona (Covid-19). Temuan itu dari hasil rapid test yang dilakukan kepada 125 orang.

"Dari puluhan orang dan tenaga medis di Kabupaten Sukoharjo yang menjalani rapid test, enam diantaranya dinyatakan positif Covid-19 namun dipastikan bukan dari tenaga medis," ungkap Jubir Gugus Tugas PPC Sukoharjo, Gani Suharto kepada wartawan, Senin (6/4)

Dia paparkan, untuk penanganan dan penanggulangan covid-19, RSUD Ir. Soekarno telah menerima 30 buah alat rapid test. Sedangkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo menerima 95 alat rapid test.

Menurut dia, alat rapid test tersebut diprioritaskan untuk tenaga medis, meski ada warga masyarakat yang diikutkan, khususnya orang dalam pemantauan (ODP) orang tanpa gejala (OGT ) namun kontak erat dengan pasien positif.

30 alat yang diterima oleh RSUD Ir. Soekarno telah digunakan untuk tenaga medis. Hasilnya, 100 persen dari 30 tenaga medis yang dilakukan rapid test negatif Covid-19.

Sedangkan 95 alat rapid tes yang diterima Dinas Kesehatan dilakukan di lima Puskesmas yakni di Bulu, Nguter, Sukoharjo, Grogol dan Baki. Ternyata dari 95 orang yang dilakukan rapid test, 89 orang dinyatakan negatif dan yang enam orang dinyatakan positif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, dr Yunia Wahdiati menjelaskan, rapid test tidak hanya dilakukan terhadap tenaga medis, tapi juga masyarakat yang diyakini perlu dilakukan rapid test.  "Hasilnya dari 95 yang dilakukan rapid test, enam positif Covid-19," ungkapnya.

Lebih jauh Yunia beberka , dari 6 warga masyarakat yang dinyatakan positif melalui rapid test itu,  2 orang dinyatakan sebagai PDP yakni suami istri warga Desa Juron, Kecamatan Nguter yang mudik dari Surabaya.

Keduanya di rujuk ke RSUD Dr. Moewardi Solo dan  di RSUD Ir. Sukarno, Sukoharjo. Sementara empat orang lainya, dua ditetapkan sebagai ODP dan dua ditetapkan sebagai OTG.

"Yang empat orang ini dilakukan isolasi mandiri serta dilakukan pengambilan swab untuk penegasan diagnosa pasti. Rincian dari 6 orang positif korona usai rapid test itu  2 orang dari Nguter, 2 Grogol, 1 Mojolaban, 1 Baki," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Menkes Belum Setujui Penetapan PSBB yang Diusulkan Anies

Baca Juga: Saat Ini Petani Dijadikan Andalan untuk Perkuat Ekonomi Desa

Baca Juga

MI/Hijrah Ibrahim

35 Warga Gorontalo Tertahan di Ternate Sejak 8 Mei

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 28 Mei 2020, 06:07 WIB
35 warga Gorontalo tidak bisa masuk ke wilayahnya karena Pemprov Gorontalo masih melaksanakan PSBB sampai 29 Mei 2020. Mereka kini...
DOK MI

Tidak Pakai Masker di Banyumas akan Kena Sanksi Tegas

👤Lilik Darmawan 🕔Kamis 28 Mei 2020, 04:15 WIB
Seluruh toko juga harus mewajibkan karyawannya agar bermasker. Jika masih ditemukan karyawan tak bermasker, maka akan ada sanksi bagi toko...
ANTARA/M Agung Rajasa

Daop 6 Perpanjang Pembatalan Operasional KA Reguler

👤Agus Utantoro 🕔Kamis 28 Mei 2020, 03:55 WIB
Meski terdapat pembatalan perjalanan KA jarak jauh, namun PT KAI (Persero) tetap menjalankan KLB (Kereta Luar Biasa) tujuan Gambir,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya