Senin 06 April 2020, 16:41 WIB

Terlibat Suap, Tiga Mantan Dewan Jambi Dijerat 4 Tahun Penjara

Cahya Mulyana | Nusantara
Terlibat Suap, Tiga Mantan Dewan Jambi Dijerat 4 Tahun Penjara

Ilustrasi
Suap

 

TIGA  mantan anggota DPRD Jambi yang terjerat kasus suap pengesahan RAPBD 2018 dijatuhi hukumam masing-masing empat tahun dan dua bulan penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Ti[pikor) Jambi, Senin (6/4).

Ketiga terdakwa yakni Sufardi Nurzain, Elhelwi dan Gusrizal juga mendapatkan hukuman pencabutan hak politik selama lima tahun.

"Menjatuhkan hukuman terhadap ketiga terdakwa masing-masing 4 tahun 2 bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim Morailam Purba, melalui video teleconference, Senin (6/4).

Kemudian dikenakan uang pengganti untuk Sufardi Nurzain sebanyak Rp105 juta subsider enam bulan penjara, Elhelwi Rp50 juta subsider enam bulan penjara dan Gusrizal Rp55 juta subsider enam bulan penjara.

Putusan itu hampir mendekati tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang meminta majelis hakim menjatuhkan kurungan penjara masing-masing lima tahun. Kemudian menuntut ketiganya membayar denda masing-masing Rp200 juta subsider dua bulan penjara dan uang pengganti dengan besaran seperti yang diputuskan hakim serta pencabutan hak politik.

Karena itu, tim jaksa penuntut umum KPK belum memikirkan akan mengajukan banding atas putusan yang hampir memenuhi seluruh tuntutan. Sementara ketiga terdakwa berikut pengacaranya masih pikir-pikir.

Dalam perkara yang menyeret Gubernur Jambi 2016-2021 Zumi Zola ke penjara dengan masa hukuman 6 tahun, denda Rp500 juta, dan pencabutan hak politik 5 tahun itu karena para pimpinan DPRD Jambi meminta uang ketok palu dan menagih kesiapan uang ketok palu RAPBD 2018 serta meminta jatah proyek.

Para unsur pimpinan fraksi dan komisi di DPRD Jambi diduga mengumpulkan anggota fraksi untuk menentukan sikap terkait dengan pengesahan RAPBD Jambi, membahas dan menagih uang ketok palu, menerima uang untuk jatah fraksi sekitar dalam kisaran Rp 400 juta hingga Rp 700 juta untuk setiap fraksi dan atau menerima uang untuk perorangan dalam kisaran Rp 100 juta, Rp 140 juta dan Rp 200 juta.

Sebanyak tiga belas tersangka ditetapkan oleh KPK dari unsur DPRD yakni, Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston; Wakil Ketua DPRD, AR Syahbandar; Wakil Ketua DPRD Chumaidi Zaidi; pimpinan Fraksi Golkar, Sufardi Nurzain; pimpinan Fraksi Restorasi Nurani, Cekman; pimpinan Fraksi PKB, Tadjudin Hasan.

Selanjutnya pimpinan Fraksi PPP, Parlagutan Nasution; pimpinan Fraksi Gerindra, Muhammadiyah; Ketua Komisi III, Zainal Abidin, tiga Anggota DPRD Elhelwi, Gusrizal dan Effendi Hatta serta pihak swasta, Jeo Fandy Yoesman. (OL-2)

 

Baca Juga

DOK MI

Tidak Pakai Masker di Banyumas akan Kena Sanksi Tegas

👤Lilik Darmawan 🕔Kamis 28 Mei 2020, 04:15 WIB
Seluruh toko juga harus mewajibkan karyawannya agar bermasker. Jika masih ditemukan karyawan tak bermasker, maka akan ada sanksi bagi toko...
ANTARA/M Agung Rajasa

Daop 6 Perpanjang Pembatalan Operasional KA Reguler

👤Agus Utantoro 🕔Kamis 28 Mei 2020, 03:55 WIB
Meski terdapat pembatalan perjalanan KA jarak jauh, namun PT KAI (Persero) tetap menjalankan KLB (Kereta Luar Biasa) tujuan Gambir,...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Antisipasi Arus Balik, Jabar Siapkan Ratusan Titik Penyekatan

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 28 Mei 2020, 03:35 WIB
Ratusan titik penyekatan didirikan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19. Di lokasi penyekatan pihaknya menyiapkan sejumlah fasilitas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya