Minggu 05 April 2020, 13:40 WIB

Peran Wartawan Vital untuk Edukasi Covid-19 tapi Minim Dukungan

Ardi Teristri Hardi | Nusantara
Peran Wartawan Vital untuk Edukasi Covid-19 tapi Minim Dukungan

ilustrasi/mediaindonesia.com
Wartawan di tengah wabah Covid-19 harus mengedukasi dengan benar.

 

KETUA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Sihono meminta wartawan dapat menjaga kesehatan dan bertugas sesuai dengan protokol yang ada. Peran wartawan di masa pandemi Covid-19 ini sangat vital untuk mengedukasi warga agar tidak termakan berita hoaks.

"Jaga kesehatan dan jaga jarak sesuai protokol yang ada. Jalankan fungsi edukasi dengan baik. Jangan membuat masyarakat jadi bingung," kata Sihono di Kantor DPD Provinsi DIY Partai Golkar, Minggu (5/4) siang.

Menurut dia, peran wartawan dan medianya sangat vital di masa-masa seperti saat ini. Banyak informasi-informasi hoaks yang bertebaran di dunia maya.   

Wartawan harus terus berjuang dan mengasah kepekaannya untuk mengedukasi masyarakat tentang penanggulangan Covid.

"Wartawan bisa memperjuangkan orang lain, tapi susah memperjuangkan dirinya. Bahkan, untuk mendapatkan masker dan hand sanitizer pun wartawan sangat kesulitan," ungkap dia.

Sihono pun menyambut baik kepedulian Partai Golkar kepada insan media. Menurut dia, seluruh elemen di negeri ini harus bersatu untuk menghadapi wabah Covid-19.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DIY, Gandung Pardiman menyatakan, pentingnya fungsi wartawan yang selalu menyampaikan berita yang dapat mengedukasi masyarkat. "Wartawan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat. Kita harus mengikuti berita dari ahlinya, bukan dari pembuat hoaks," kata Gandung yang juga Anggota DPR RI Komisi VII ini.

Ia mengatakan, pandemi Covid-19 ini bisa merambah ke berbagai sektor, seperti ekonomi, sosial, hingga politik jika tidak ditanggulangi dengan
baik, termasuk edukasi yang benar dari insan media.

DPD Partai Golkar DIY telah membentuk 58 Tim Gugus Tugas Basmi Covid 19 di DIY hingga tingkat kecamatan. Selain itu, seluruh anggota DPRD di DIY juga memotong gaji mereka untuk penanganan Covid-19 dengan total sekitar Rp50 juta untuk bulan April ini.

"Pemotongan gaji dan aksi penanggulangan Covid-19 tersebut akan terus berlanjut sampai dinyatakan aman. Jangan takut, panik, dan stress. Wajib jaga kebersihan, olahraga, tingkatkan imunitas. Kesehatan nomor 1," pungkas Gandung. (OL-13)

Baca Juga: Madonna Sumbang US$1 Juta untuk Penelitian Vaksin Covid-19

Baca Juga: Pemerintah Diminta Fokus Jalankan PPSB

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Terdampak Covid-19, Pekerja di Objek Wisata Klaten Dapat Bantuan

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:15 WIB
Para pekerja di lingkungan objek wisata yang terkena dampak pandemi Covid-19, seperti tukang parkir, pedagang, satpam, dan...
 MI/John Lewar

Seorang Pria Ditemukan Membusuk di Kamar Kos

👤John Lewar 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 11:30 WIB
Pria yang diketahui bernama Deni Sulistio ini merupakan warga asal Desa Hegarsari, Rt/Rw 002/003, Kecamatan Pataruman, Provinsi Jawa...
MI/Martinus Solo

Penumpang KM Fajar Mulia Dikarantina di Raja Ampat

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 10:15 WIB
Mereka yang melakukan perjalanan ke luar daerah harus memiliki dokumen atau surat lengkap. Ia berharap agar masyarakat tetap menaati...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya