Minggu 05 April 2020, 10:55 WIB

Boleh Gunakan Dana Desa untuk Covid-19 tapi Jangan 100%

Tosiani | Nusantara
Boleh Gunakan Dana Desa untuk Covid-19 tapi Jangan 100%

MI/Tosiani
Dana Dana bisa digunakan untuk penanggulangan Covid-19.

 

KENDATI dana desa tahun ini boleh digunakan untuk penanganan Covid-19, tetapi desa-desa di wilayah Temanggung, Jawa Tengah tidak dibolehkan menghabiskan keseluruhan dana desa yang diterima untuk penanganan Covif-19 saja. Masih ada keperluan lain di desa yang juga harus diatasi menggunakan dana desa.

Penegasan ini disampaikan Kepala Bidang Pembangunan Desa, Dinas Permberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Temanggung, Juli Riastiani, Minggu (5/4/2020).

Ia menyarankan pihak desa agar menggunakan dana desa dengan bijak, yakni sesuai kebutuhan dan kondisi desa. "Memang penanganan Covid-19 bisa daru dana desa, tapi tidak boleh semua untuk Covid, disesuaikan dengan kebutuhan desa saja," ujar Juli.

Namun begitu, Juli tidak merinci berapa banyak dana yang boleh digunakan untuk Covid-19 dan berapa persen yang dialokasikan untuk membiayai kepentingan lain. Karena tidak ada aturan baku untuk menjelaskan hal itu. Hanya saja, Juli menyarankan agar dana desa digunakan untuk kebutuhan yang sudah direncanakan oleh tim desa, sehingga tidak menyalahi aturan.

"Tidak ada persenannya berapa yang untuk Covid-19, yang jelas tidak boleh semua untuk Covid. Utamakan untuk pengadaan dan kebutuhan yang sudah direncanakan oleh tim desa," tegas Juli.

Disebutkan, tahun 2020 ini 266 desa yang ada di Kabupaten Temanggung menerima total dana senilai Rp 362.167.087.000. Terdiri dari dana desa
sebesar Rp 250.765.487.000, Alokasi Dana Desa (ADD) sejumlah Rp 105 miliar. Serta dana Bagi Hasil Pajak (BHP) sebanyak Tp 4.810.600.000, dan dana Bagi Hasil Retribusi (BHR) sejumlah Rp 1,6 miliar.

Khusus untuk dana desa, tahun ini tiap desa menerima kisaran dana sebesar Rp 750 juta hingga Rp 1,5 miliar. Jumlah dana yang diterima tahun ini mengalami peningkatan rata-rata Rp 100-250 juta dibanding dana yang diterima tahun lalu.

"Minggu lalu proses pencairan dana desa sudah di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk yang tahap pertama,"pungkas Juli.
(OL-13)

Baca Juga: Ombudsman Nilai Anies Sukses Tekan Penularan Covid-19

Baca Juga: UEFA Targetkan Liga Champions dan Liga Europa Selesai 3 Agustus

Baca Juga

ANTARA

Cuaca Buruk Kembali Landa Perairan NTT

👤Palce Amalo 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:55 WIB
Gelombang tinggi dan angin kencang melanda wilayah NTT sejak dua hari terakhir. membuat perahu nelayan terutama di bawah 10 GT tidak bisa...
MI/Djoko Sardjono

Klaten Siaga Darurat Bencana Kekeringan

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:25 WIB
BPBD Klaten telah siap melakukan kegiatan pengedropan air untuk membantu warga masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat...
DOK MI

Pemkab Bangkalan Siapkan Ruang Isolasi Tambahan

👤Mohammad Ghazi 🕔Jumat 03 Juli 2020, 03:10 WIB
Penyiapan gedung olah raga sebagai tempat isolasi itu dilakukan karena ruang isoasi yang ada, sudah mulai penuh sementara jumlah kasus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya