Sabtu 04 April 2020, 22:44 WIB

Mendag Minta Pemda Jaga Ketersediaan Kebutuhan masyarakat

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Ekonomi
Mendag Minta Pemda Jaga Ketersediaan Kebutuhan masyarakat

Antara/Ampelsa
Pasar di Banda Aceh, NAD

 

MENTERI Perdagangan Agus Suparmanto meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran pasokan barang-barang kebutuhan masyarakat di kala Pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Agus meminta Pemda terkait membuka akses pengantaran (kurir) atau distribusi barang baik barang kebutuhan pokok dan alat-alat kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Hal itu ia tegaskan dalam suratnya yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Bupati Walikota seluruh Indonesia, untuk mengatur jam kerja pasar rakyat dan took swalayan yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari.

Baca juga : Menaker Pastikan Pekerja Kena PHK Dapat Insentif Selama 4 Bulan

Dengan menyesuaikan peraturan Pasal 7 ayat 2 Perpres Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, telah mengamanatkan bahwa untuk hari tertentu, Gubernur DKI Jakarta/Bupati/Walikota dapat menetapkan jam kerja Toko Swalayan melampaui pukul 22.00 waktu setempat.

Agus juga mengimbau para peritel dan pedagang pasar rakyat untuk menerapkan pelayanan pesan antar sehingga kebutuhan masyarakat masih dapat dipenuhi tanpa harus keluar rumah. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Istimewa

Gelombang 4 Kartu Prakerja, Latihan Barista & Usaha Kopi Diminati

👤Gana Buana 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:52 WIB
Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Pra Kerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, dua materi tersebut merupakan suatu pelatihan yang...
Antara/Audy Alwi

Ini Penyesuaian Pemasaran Asuransi dari OJK di Masa Pandemi Covid

👤Hilda Julaikan 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:45 WIB
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Riswinandi kebijakan itu dikeluarkan sebagai upaya OJK menjaga kinerja dan stabilitas industri...
Ilustrasi

Darurat Covid-19 Indonesia, Bank Dunia Siapkan Rp3,67 Triliun

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 21:50 WIB
Pendanaan ini akan mendukung Indonesia mengurangi risiko penyebaran, meningkatkan kemampuan mendeteksi, serta meningkatkan tanggapan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya