Sabtu 04 April 2020, 17:17 WIB

Vietnam Protes Penenggelaman Kapal oleh Tiongkok

Antara | Internasional
Vietnam Protes Penenggelaman Kapal oleh Tiongkok

Antara
RI Tjiptadi-381 berlatih penyergapan kapal di perairan Tanjunguban, Kepulauan Riau, beberapa waktu silam.

 

Vietnam telah mengajukan protes resmi kepada Tiongkok menyusul tenggelamnya kapal nelayan Vietnam yang katanya telah ditabrak oleh kapal pengawas maritim Tiongkok di dekat gugusan pulau di Laut Cina Selatan yang disengketakan.

Kapal nelayan Vietnam, dengan delapan nelayan di dalamnya, sedang memancing di dekat Kepulauan Paracel pada Kamis ketika kapal itu ditabrak dan ditenggelamkan oleh kapal Tiongkok, kata kementerian luar negeri Vietnam dalam sebuah pernyataan yang diunggah di laman pemerintah pada Sabtu (4/4) .

Semua nelayan dipindahkan ke dua kapal penangkap ikan Vietnam lain yang beroperasi di dekatnya oleh kapal Tiongkok itu, kata Masyarakat Perikanan Vietnam dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situsnya.

"Kapal Tiongkok melakukan tindakan yang melanggar kedaulatan Vietnam atas kepulauan Hoang Sa dan mengancam nyawa dan merusak properti serta kepentingan sah para nelayan Vietnam," kata kementerian luar negeri dalam pernyataannya, merujuk nama Vietnam dari Kepulauan Paracel.

Vietnam dan Tiongkok telah bertahun-tahun terlibat dalam pertikaian tentang bentangan perairan yang berpotensi kaya energi, yang disebut Laut Timur oleh Vietnam. (OL-12)

Baca Juga

AFP

Ada Kerusuhan di Minneapolis, Kondisi WNI Dipastikan Aman

👤Astri Novaria 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:43 WIB
Kerusuhan terjadi mulai Selasa (26/5) malam hingga setidaknya Kamis (28/5) dini hari, diwarnai dengan perusakan dan pembakaran gedung,...
AFP/VALERIE MACON

Restoran dan Salon di Los Angeles Diizinkan Dibuka Lagi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:30 WIB
Restoran di Los Angeles diizinkan menerima makan di tempat dengan kapasitas sebesar 60% dari kapasitas...
AFP/Alberto PIZZOLI

Kematian Akibat Covid-19 di Italia Meningkat Lagi

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 11:15 WIB
Total korban tewas sejak wabah tersebut terungkap pada 21 Februari adalah 33.229, yang merupakan tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya